Sungai Segah Jadi Tanggung Jawab Bersama

TANJUNG REDEB – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau mengingatkan pentingnya menjaga Sungai Segah sebagai sumber kehidupan dan penopang ekonomi daerah.
Pembersihan sungai tidak boleh berhenti sebagai kegiatan tahunan tanpa perubahan perilaku masyarakat.
Kepala DLHK Berau, Zulkifli Azhari, mengatakan kebersihan sungai harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya diperhatikan saat kegiatan bersih-bersih berlangsung.
“Sungai adalah keberlangsungan hidup dari ekosistem dalam lingkungan kita,” ujarnya.
Menurut Zulkifli, Sungai Segah memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Berau. Selain mendukung sektor pertanian dan perikanan, sungai juga menjadi jalur transportasi yang menunjang aktivitas industri, termasuk pertambangan batu bara.
Karena itu, menjaga sungai tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Masyarakat, pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan perlu ikut bertanggung jawab agar fungsi sungai tetap terjaga.
Zulkifli menegaskan, sungai tidak semestinya hanya dipandang sebagai jalur transportasi atau sarana penunjang kegiatan ekonomi. Keberadaannya juga menentukan keberlangsungan ekosistem dan kehidupan manusia.
“Sungai adalah sumber kehidupan untuk manusia dan lingkungan,” pungkasnya.(Akm)




















