TANJUNG REDEB – Pengembangan budidaya ikan nila di Kampung Batu-Batu tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi. Dinas Perikanan Kabupaten Berau juga menyiapkan program tersebut untuk mendukung konsep desa wisata.
Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Madjid, menyebutkan pengembangan budidaya akan dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Kolaborasi tersebut melibatkan pemerintah kampung, mitra pembangunan, swasta, akademisi hingga BUMDes. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan budidaya sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, budidaya ikan nila berpotensi menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan. Terutama bagi pengunjung yang menuju kawasan wisata pesisir Berau.
“Harapannya budidaya ini juga bisa menjadi alternatif singgah bagi wisatawan, sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan tersebut juga membuka peluang segmentasi pasar antar kampung. Produk perikanan lokal dapat dipasarkan secara lebih luas.
Selain itu, konsep desa wisata berbasis budidaya dinilai mampu mengangkat kearifan lokal masyarakat. Kegiatan budidaya dapat dikombinasikan dengan edukasi wisata.
Dengan dukungan semua pihak, Kampung Batu-Batu diharapkan berkembang sebagai pusat budidaya sekaligus destinasi wisata lokal. (Man)













