TANJUNG REDEB – Meskipun Lebaran IdulFitri terhitung masih dua pekan lebih, namun Dinas Perhubungan (Dishub) Berau sudah mulai bersiap menyambut arus mudik tahun ini. Total 6 armada darat dan 25 armada perairan akan memfasilitasi para pemudik.
“Untuk armada daratnya, kami sudah berkoordinasi dengan UPT Terminal. Dan mereka menyiapkan sebanyak 6 unit dulu, sambil melihat perkembangan peningkatan penumpang. Untuk transportasi laut dan sungai, di Dermaga Sanggam khususnya, kami menyiapkan sekitar 25 unit speedboot,” ujar Kepala Bidang Angkutan Dishub Berau, Hendra Syaifuddin, dihubungi Kamis (5/3/2026) sore.
Untuk jenis armada darat yang disiagakan adalah bus DAMRI, yang selama ini sudah beroperasi di Kabupaten Berau. Sedangkan untuk speedboatnya sendiri terdiri dari bermacam tipe, ada yang dua mesin dan satu mesin, atau sesuai kapasitas penumpang yakni 10 dan 20 orang.
“Kalau rutenya, untuk DAMRI prediksi paling dominan adalah rute Berau-Samarinda. Sedangkan untuk rute Berau-Tanjung Selor masih belum termonitor,” tambahnya.
Dijelaskannya, jika melihat seperti tahun sebelumnya, maka jumlah penumpang yang dari dan menuju Tanjung Selor tidak terlalu banyak. Ini karena mayoritas warga di daerah sana adalah non muslim, sehingga transportasi lebih banyak dipergunakan untuk keperluan kegiatan, pekerjaan, atau berlibur.
Khusus untuk DAMRI, dikatakan Hendra belum terlihat apakah potensi lonjakan penumpangnya bakal membeludak. Karena tiketnya sendiri dijual secara online. Dimana untuk pemesanan langsung terkoneksi dengan pihak provinsi Kaltim.
“Kalau sesuai rapat koordinasi kemarin memang tetap akan menambah unit, tapi dari UPT Provinsi masih menunggu, karena arus mudiknya juga belum kelihatan. Penambahan atau tidak melihat dari sistem tiketing yang diterapkan,” pungkasnya. (Ard)













