Follow kami di google berita

Tantangan Penyusunan RKPD 2027 Ada di Angka Pengangguran Terbuka

TANJUNG REDEB – Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Berau masih berada di angka 5,15 persen. Angka tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Kalimantan Timur dan berada di urutan ke-5 dibawah PPU, Mahulu, Kukar dan Paser. Sehingga menjadi salah satu perhatian utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany, mengatakan kondisi pengangguran di Berau menjadi tantangan tersendiri yang harus ditangani secara terpadu oleh seluruh perangkat daerah.

“Tingkat pengangguran terbuka Berau masih berada di atas provinsi. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama dan perlu penanganan lintas OPD,” ujar Endah, ditemui Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, pengangguran tidak bisa ditangani hanya melalui satu program atau satu sektor. Karena itu, Pemkab Berau mendorong penguatan program lintas perangkat daerah, khususnya yang berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Menurut Endah, penyusunan RKPD 2027 akan diarahkan untuk memperkuat program pelatihan kerja, peningkatan kompetensi SDM, serta mendorong sektor-sektor potensial yang mampu menyerap tenaga kerja lokal.

“Upaya penurunan pengangguran harus sejalan dengan peningkatan kualitas SDM dan penguatan sektor ekonomi daerah,” jelasnya.

Selain itu, kolaborasi dengan dunia usaha dan sektor swasta juga menjadi salah satu strategi yang akan diperkuat, agar peluang kerja bagi masyarakat Berau semakin terbuka.

Endah menegaskan, penurunan angka pengangguran menjadi salah satu indikator penting keberhasilan pembangunan daerah.

“Harapannya, melalui RKPD 2027, angka pengangguran di Berau bisa ditekan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” pungkasnya. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel