Follow kami di google berita

Kelola Wisata Kampung Jangan Setengah-setengah!

TANJUNG REDEB – Di tengah keterbatasan anggaran kampung, Pemerintah Kabupaten Berau mendorong pengembangan pariwisata sebagai sektor prioritas yang dinilai mampu menjadi penopang ekonomi kampung.

Hal itu disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih saat peringatan Hari Desa Nasional 2026, Rabu (15/1/2026), di hadapan kepala kampung se-Kabupaten Berau.

“Semua kampung di Berau punya potensi pariwisata. Tinggal bagaimana keseriusan kita mengelolanya secara profesional,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan pariwisata kampung tidak bisa dilakukan secara setengah-setengah. Diperlukan manajemen yang baik melalui Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) agar potensi wisata dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

“Pariwisata kampung harus dikelola lewat BUMK supaya berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai, pengembangan pariwisata kampung menjadi semakin penting seiring penurunan alokasi dana kampung. Sektor ini dinilai mampu menjadi sumber pendapatan alternatif yang kuat.

“Kita tidak bisa lagi hanya bergantung pada dana transfer. Pariwisata adalah peluang besar yang harus kita manfaatkan,” katanya.

Ia memastikan pemerintah daerah terus mendorong pendampingan dan pembinaan agar kampung mampu mengelola potensi wisatanya sesuai regulasi.

Dengan hal itu, Sri mengajak kepala kampung untuk segera bertransformasi dan tidak menunda pengembangan pariwisata kampung.

“Potensi ini tidak akan memberi manfaat kalau tidak kita kelola. Saatnya kampung bergerak dan naik kelas,” pungkasnya. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel