TANJUNG REDEB — Promosi jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau tidak lagi hanya ditentukan oleh pangkat dan eselon, melainkan oleh loyalitas, kinerja, dan kompetensi.
Penegasan ini disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih, saat memberikan arahan kepada seluruh ASN lintas OPD, dalam apel gabungan perdana, Senin (5/1/2026).
Ia menegaskan, penerapan manajemen talenta menjadi dasar utama dalam penilaian karier ASN ke depan. Karena itu, ia meminta seluruh aparatur terus meningkatkan kapasitas diri dan tidak berhenti belajar agar mampu bersaing secara profesional.
“Manajemen talenta sangat menentukan jenjang karier. Jangan pernah lelah belajar dan meningkatkan kompetensi diri,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya satu komando dalam birokrasi. Seluruh pejabat, mulai dari KASI, kepala bidang, sekretaris hingga kepala OPD, diminta tidak mengambil kebijakan sendiri tanpa berkoordinasi dengan pimpinan.
“Dalam satu organisasi tidak boleh ada dua matahari. Loyalitas adalah kunci agar visi dan misi pemerintah daerah bisa diterjemahkan dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang memangkas alokasi belanja OPD hingga sekitar 50 persen, Sri meminta seluruh jajaran tetap fokus pada program prioritas, terutama sektor pendidikan, kesehatan, dan pariwisata yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Anggaran boleh terbatas, tapi pelayanan publik tidak boleh menurun. Kita harus cermat menentukan prioritas,” katanya.
Dengan hal itu, Sri menegaskan promosi jabatan akan dilakukan secara profesional tanpa melihat latar belakang politik masa lalu, selama ASN menunjukkan loyalitas, dedikasi, dan kinerja nyata dalam menjalankan tugas.
“Yang saya lihat sekarang adalah profesionalisme dan pengabdian. Ketika Bapak Ibu layak naik pangkat dan dipromosikan, itu pasti kami lakukan,” pungkasnya. (Man)













