TANJUNG REDEB – Sektor perkebunan di Kabupaten Berau terus menunjukkan perkembangan. Dari total 35 izin usaha perkebunan yang tercatat, sebanyak 26 perusahaan telah aktif beroperasi dan mulai melakukan kegiatan produksi.
Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, menegaskan bahwa mayoritas perusahaan langsung melakukan penanaman setelah proses pembukaan lahan.
Menurut Lita, langkah tersebut menjadi bagian dari percepatan pemulihan vegetasi sekaligus memastikan lahan dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Sebagian besar perusahaan langsung masuk tahap penanaman setelah pembukaan lahan. Ini penting untuk percepatan pemulihan vegetasi,” ujarnya.
Lita menegaskan bahwa perkembangan sektor perkebunan harus tetap diarahkan pada prinsip keberlanjutan. Ia berharap pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan tidak mengorbankan lingkungan hidup.
“Kita ingin sektor ini terus berkembang, tetapi harus berkelanjutan. Jangan sampai mengejar produksi tapi mengabaikan kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar seluruh pelaku usaha dapat mengelola sumber daya alam secara bijak dan bertanggung jawab.
“Kita bisa manfaatkan sumber daya alam, tapi tanggung jawab terhadap lingkungan jangan sampai lepas,” ujarnya.
Dengan meningkatnya jumlah perusahaan aktif, Disbun Berau mendorong adanya keseimbangan antara produktivitas perkebunan dan komitmen menjaga kualitas lingkungan demi masa depan Berau yang lebih berkelanjutan. (Adv/Ky).
26 Perusahaan Sudah Beroperasi, Disbun Berau Dorong Perkebunan Berkelanjutan













