TANJUNG REDEB – Potensi Kabupaten Berau sudah terangkum dalam satu logo yakni Berau City Branding (BCB). Logo yang diluncurkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau tahun lalu ini, memiliki arti yang mencakup semua keberagaman di Berau.
Ada tiga warna dalam logo BCB. Masing-masing mewakili ekonomi biru, ekonomi hijau, dan ekonomi kreatif. Logo BCB mengusung filosofi yang mendalam dengan tiga warna utama, biru, hijau, dan oranye, sebagai representasi keunggulan dan visi masa depan Kabupaten Berau.
Warna biru merepresentasikan potensi maritim Berau, khususnya keindahan laut dan kekayaan bahari. Sementara warna hijau menggambarkan keberlanjutan hutan dan sumber daya alam di Kabupaten Berau. Sedangkan oranye sebagai perlambang ekonomi kreatif, mencerminkan kreativitas masyarakat Berau yang terus berkembang dalam seni, budaya, dan inovasi digital.
“Setiap elemen dalam branding ini dirancang dengan penuh makna. Ini tidak hanya sebagai simbol tetapi juga cerminan potensi kita,” kata Kepala Diskominfo Kabupaten Berau Didi Rahmadi.
Didi menjelaskan, logo BCB akan menjadi pintu pembuka bagi investor dan wisatawan untuk melihat potensi di Kabupaten Berau. Logo BCB ini hadir di berbagai touchpoint, mulai dari dokumen resmi, kantor pemerintah, hingga destinasi wisata. Selaras dengan itu ia turut menganjurkan agar logo tersebut dapat dipakai dan diperkenalkan lewat kegiatan-kegiatan di Kabupaten Berau.
“Bisa dipasang di mana saja, seperti surat-surat, kantor, ataupun lokasi wisata agar branding kita dikenal luas,” tambahnya.
Logo merupakan representasi visual dari identitas merek dalam bentuk ideogram, simbol, lambang, ikon, atau tanda. Dapat diartikan, logo merupakan komponen fisik utama sebuah merek. Adapun syarat logo yang baik diantaranya dapat menyampaikan semua kualitas tidak berwujud pembentuk esensi sebuah brand, seperti memuat visi, misi, nilai, dan budaya.
Dalam konteks peluncuran logo BCB, inisiatif tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat identitas visual Kabupaten Berau, tetapi juga menjadi strategi untuk meningkatkan citra dan reputasi daerah. Sebab, BCB diharapkan dapat memperkuat posisi Kabupaten Berau dalam peta pariwisata nasional.
Sebagai representasi visual, logo BCB juga tidak hanya memberikan kesan estetika, tetapi juga membangun rasa percaya diri bagi wisatawan dan investor terhadap potensi unggulan Kabupaten Berau. (Adv/ard)













