TANJUNG REDEB – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Berau kini tak bisa seenaknya. Karena untuk memantau disiplin PNS dilihat melalui aplikasi Integrated Discipline (IDIS).
Penggunaan aplikasi ini juga telah disosialisasikan BKPSDM Berau khususnya dalam penyelesaian pelanggaran disiplin PNS dan sosialisasi pembinaan disiplin PNS di Lingkungan Pemkab Berau.
Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said menyampaikan, jika sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola birokrasi yang berintegritas dengan memanfaatkan teknologi digital. Penerapan aplikasi IDIS merupakan langkah penting menuju birokrasi modern yang lebih sistematis, dan transparan.
“Aplikasi IDIS hadir sebagai solusi agar penyelesaian pelanggaran disiplin tidak lagi manual, tetapi berbasis sistem yang lebih terukur,” tuturnya.
Menurutnya, literasi digital bagi seluruh aparatur dinilai sangat penting dalam menjalankan tata kelola pemerintahan khususnya di Bumi Batiwakkal. Kedisiplinan yang dibarengi literasi digital akan berdampak positif. Tidak hanya bagi individu ASN, tapi juga bagi organisasi secara keseluruhan.
“Saya tekankan tidak ada lagi kepala dinas, sekretaris, atau kepala bidang yang masih gagap teknologi,” ucapnya.
Selain itu, jika ada ASN yang mangkir atau tidak konsisten dalam menjalankan tugas, maka harus ada tindak lanjut yang tegas dan terukur. Kata dia, masalah kedisiplinan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena akan berpengaruh pada integritas dan produktivitas. (Adv/Ard)













