TANJUNG REDEB – Kampung Tembudan Merupakan salah satu kampung yang terletak di kecamatan Batu Putih kabupaten Berau. Semua pengelolaan destinasi wisata ini dinaungi oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) yang bermitra dengan beberapa lembaga yakni Pokdarwis, Mangrove Tembudan Berseri (MTB), PKK, Karang Taruna, KTH Wisata Tembudan Lestari dan UMKM.
Ada beberapa daya tarik wisata yang ada dikampung Tembudan diantaranya Wisata Tulung Ni’Lenggo yang merupakan telaga air tawar berwarna jernih kebiruan yang sangat menenangkan bagi siapapun yang datang dan menikmatinya.
Destinasi ini sangat cocok bagi anda yang ingin menikmati suasana alami sambil bermain air dengan pepohonan rindang. Tulung Ni’Lenggo juga menyediakan wahana permainan air seperti Kano, Handboot, Bebek-Bebekkan, area berenang anak-anak, terapi ikan dan ban karet. selain itu juga menyediakan Gazebo, area tempat makan, dan beberapa titik Wifi gratis.
Ada juga wisata Lubang Subuyan. Objek wisata ini merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di tengah-tengah hutan Jati. kemudian di bagian dalam goa memiliki banyak stalaktit dan stalakmit yang indah, dan memiliki tempat spot foto dengan cahaya yang menembus masuk ke dalam goa. Fasilitas yang ditawarkan berupa sepatu boot, senter kepala, helmet rock dan pemandu.
Ketiga, ada wisata Geo Park Muhun Tunggal. Salah satu wisata petualang yang menyajikan panorama alam melalui keutuhan dan jenis-jenis pohon asli Kalimantan. Pada Geo Park Muhun Tunggal terdapat tiga destinasi goa yang sangat indah dan mengagumkan. Ketiga destinasi goa tersebut adalah Goa Tunggal Satu, Goa Tunggal Dua, dan Goa Tunggal Tiga.
Selain itu, ada juga Ekowisata Mangrove. Sebagai salah satu kampung yang berlokasi di pesisir Kabupaten Berau, Kampung Tembudan memiliki kawasan Hutan Mangrove seluas 3.000 Ha dengan kondisi yang masih terjaga keasrian dan Kelestariannya.
Ekowisata Mangrove Kampung Tembudan juga ditetapkan sebagai salah satu dari lima destinasi wisata yang terpilih menjadi Pilot Project Kementrian dan Ekonomi Kreatif sebagai destinasi wisata low carbon dan ramah lingkungan pada tahun 2022.
Atraksi yang ditawarkan yaitu menyusuri hutan mangrove, melihat satwa yang ada di hutan mangrove salah satunya Bekantan, penanaman mangrove, Pulau Manimbora yang memiliki keunikan berupa hamparan pasir putih dan letak pulau yang berada di tengah Laut.
Terakhir ada Taman Makam Raja Alam (Raja Alam Funeral Park), yang merupakan salah satu destinasi wisata rohani di Kampung Tembudan, sebagai tempat peristirahatan terahir tokoh pejuang dari Berau, yang ikut berperang melawan penjajah Belanda.
Taman Makam Raja Alam tersebut tidak terlalu luas dan tetap terawat dan terjaga kebersihannya. tidak jauh dari Taman Makam Raja Alam, terdapat makam Syekh Nur Jati merupakan Guru Spiritual Raja Alam. (Adv/Ard)













