TANJUNG REDEB – Para pelaku UMKM harus lebih memahami karakter konsumen agar produk lokal semakin bernilai dan kompetitif. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Berau, Brigjen Pol (Purn) H. Edy Suswanto, saat penutupan Dekranasda Expo 2025.
Menurutnya, desain busana bukan sekadar soal kreativitas, tetapi juga relevansi dan ketepatan sasaran. “Busana untuk usia 50-an tentu berbeda dengan anak yang mau wisuda. Begitu juga desain untuk acara resmi berbeda dengan pakaian kasual. Desainer harus paham genrenya,” ucapnya, Minggu (23/11) malam.
Ia menyebut, pemahaman segmentasi akan membuat produk lebih mudah diterima pasar, memperkuat karakter wastra Berau, dan membuka peluang kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Edy juga menyoroti fenomena “banyak mengeluh sebelum bergerak”, yang menjadi penghambat terbesar perkembangan UMKM. “Kalau baru mulai sudah bertanya dananya dari mana? Kapan majunya? Jalan dulu saja. Setiap langkah kecil adalah proses menuju hasil besar,” ujarnya.
Ia mengajak para pelaku kreatif untuk berani berproses, tidak menunggu kondisi sempurna, serta menjadikan evaluasi dan keberlanjutan sebagai bagian dari perjalanan menuju kualitas terbaik.
Edy mencontohkan banyak merek dunia yang lahir dari usaha rumahan dan berkembang lewat konsistensi serta peningkatan kualitas tanpa henti. “Merk internasional yang terkenal itu awalnya kecil. Diulang, diperbaiki, dievaluasi, baru menjadi besar dan mendunia. Spirit itu yang harus kita tiru,” ucapnya.
Menurutnya, impian besar tidak boleh dibatasi oleh minimnya sumber daya selama tetap realistis dan relevan dengan perkembangan.
Ia mengatakan, jika pemahaman genre dan mindset inovatif berjalan seimbang, produk UMKM Berau akan semakin siap naik kelas. “Jangan takut memulai dari kecil. Tahun ini setengah langkah, tahun depan kita berlari. Yang penting, berproses dan terus naik kualitas,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Brigjen Pol (Purn) H. Edy Suswanto mengajak seluruh stakeholder untuk bergandengan tangan membawa karya lokal Berau melangkah lebih jauh. “Kita harus berani bermimpi bahwa produk UMKM Berau bisa tampil di ajang nasional dan internasional. Dan mimpi itu mulai kita wujudkan dari sini,” pungkasnya. (Ta)













