Follow kami di google berita

SDM Budidaya Air Tawar Pesisir Digenjot

SDM Budidaya Air Tawar Pesisir Digenjot

TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Berau kini fokus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola budidaya air tawar. Tak hanya di wilayah daratan, pelatihan juga mulai menjangkau daerah pesisir, seperti di Kampung Talisayan dan Batu Putih.

‎Sekretaris Dinas Perikanan Berau, Yunda Zuliarsih, mengatakan kegiatan pelatihan ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk mendorong masyarakat berdaya lewat sektor perikanan.

‎“Kita ingin masyarakat bisa mengelola budidaya air tawar secara mandiri, baik di kolam tanah, kolam terpal, maupun keramba,” ujarnya saat ditemui di kantor pada Rabu (12/11).

‎Yunda menjelaskan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, kewenangan pemerintah kabupaten memang hanya mencakup budidaya air tawar. Karena itu, pengembangan dilakukan di wilayah darat termasuk bagi masyarakat pesisir seperti di Biatanselama tidak dilakukan di tambak laut.

‎“Walaupun di pesisir, kalau lokasinya di daratan tetap termasuk budidaya air tawar. Sementara kalau di laut seperti di Maratua, itu masuk kategori budidaya laut atau keramba apung,” tambahnya.

‎Melalui pelatihan ini, masyarakat diajarkan berbagai teknik budidaya, termasuk pemeliharaan ikan Nila, Emas, Patin, Gurame, dan Lele adalah jenis ikan yang paling sering dibudidayakan di Berau.

‎“Harapannya, lewat pembinaan ini masyarakat bisa melihat potensi besar dari sektor air tawar. Selain menambah keterampilan, hasil budidaya juga bisa jadi tambahan penghasilan,” kata Yunda.

‎Langkah Dinas Perikanan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan budidaya air tawar sekaligus membuka peluang ekonomi baru, terutama bagi masyarakat di kampung-kampung pesisir. (adv/ky)

Bagikan

Subscribe to Our Channel