Follow kami di google berita

Rantai Pasok Beras Harus Diusut

Rantai Pasok Beras Harus Diusut

TANJUNG REDEB – Harga kebutuhan pokok yakni beras, yang tiba-tiba mengalami kenaikan di Kabupaten Berau, harus menjadi perhatian bersama. Bahkan, perlu adanya tim khusus yang mengawasi terkait harga ini.

Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong, menanggapi hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Tim Satgas Pangan Polda Kaltim bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD).

Hasilnya masih banyak ditemukan pedagang yang menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Penemuan itu menunjukkan tanda ketidakberesan dalam rantai pasokan beras di Kabupaten Berau. Kenaikan harga yang terjadi di kalangan pedagang bukanlah masalah sepele, tetapi akibat dari distribusi yang berlarut-larut, hingga harga melonjak di tangan konsumen.

“Ini bukan permasalahan sepele. Rantai pasok yang terlalu panjang membuat harga naik, dan masyarakat harus menanggung dampaknya,” katanya.

Langkah sidak yang dilakukan Satgas Pangan dan Bapanas adalah bagian pengawasan yang baik, namun diharapkan jangan berhenti pada tahap penemuan semata. Perlu dilakukannya audit menyeluruh terhadap rantai pasok beras, mulai dari produsen hingga pengecer, sebagai langkah mencari titik penyebab kenaikan harga.

Rudi juga menekankan bahwa pengawasan pemerintah haruslah proaktif dan tidak hanya terjadi pada saat tertentu, tetapi dibangun secara berkelanjutan dan terencana. Dia berpendapat bahwa tanpa adanya evaluasi berkala dan pengawasan yang terencana, masalah yang sama akan terus muncul kembali. (Adv/man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel