Tanjung Redeb – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau secara serius menggelar Pelatihan Manajemen Peningkatan Swasembada Pangan bagi para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Kegiatan strategis ini dilaksanakan sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) PPL, yang merupakan ujung tombak dalam mencapai target swasembada pangan di Bumi Batiwakkal.
Pelatihan ini dihadiri puluhan penyuluh dari berbagai kecamatan. Fokus utama dari kegiatan ini adalah membekali para PPL dengan pengetahuan dan keterampilan manajerial terbaru, khususnya dalam optimalisasi lahan, penerapan teknologi pertanian modern, serta strategi pendampingan kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan).
Kepala Dinas TPHP Berau, Junaidi mengungkapkan bahwa peningkatan kapasitas PPL adalah kunci utama keberhasilan program pertanian daerah. Ia menekankan bahwa PPL harus mampu menjadi mentor yang andal bagi petani, terutama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kendala lahan.
“Kami menyadari bahwa peran PPL sangat vital dalam mendampingi Gapoktan dan Poktan di wilayahnya masing-masing. Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan secara spesifik untuk meningkatkan SDM PPL agar mereka memiliki kompetensi manajerial dan teknis yang lebih baik dalam mendorong produktivitas,” jelas Junaidi.
Untuk memastikan materi yang disampaikan berkualitas, DPTH Berau menghadirkan narasumber yang kredibel di bidang pertanian. Di antaranya adalah Prof. Dr. Ir. Rusdiansyah, M.Si., Guru Besar Fakultas Pertanian Unmul, yang memberikan perspektif akademis tentang inovasi pertanian. Selain itu, hadir pula Rosdina, SP.MP, dari BRMP KEMENTAN WIL KALTIM, yang memberikan arahan teknis dan kebijakan terbaru dari Kementerian Pertanian terkait percepatan swasembada pangan.
Diharapkan, dengan bekal ilmu yang baru ini, para PPL dapat menerapkan manajemen pendampingan yang lebih efektif, mulai dari perencanaan tanam, pengelolaan hama penyakit, hingga pascapanen. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Kabupaten Berau untuk mengurangi ketergantungan pangan dari luar daerah dan secara bertahap mencapai kemandirian pangan. (Adv/sal)













