Follow kami di google berita

Usai Juara di Berau, Mambas Parrang Bersiap Jajal Kaltara

Usai Juara di Berau, Mambas Parang Bersiap Kuasai Kaltara

TANJUNG REDEB – Pendayung dari Kecamatan Sambaliung menunjukkan tajinya pada perlombaan perahu panjang tradisional tahun ini. Dalam pertandingan kilat yang digelar sehari pada Rabu (29/10/2025) siang, tim pendayung ini mengeluarkan kemampuan maksimalnya.

Adalah Mambas Parrang, tim pendayung asal Sambaliung yang berjumlah 30 orang itu, berhasil menaklukan arus Sungai Segah, bahkan melibas lima tim lainnya yang juga bertanding.

Ditemui usai perlombaan, Ketua Tim Mambas Parrang, Rudi menjelaskan jika timnya memang berusaha semaksimal mungkin dalam gelaran lomba perahu yang dilaksanakan sekali setahun ini.

“Kami latihan seminggu tiga kali. Dan untuk lomba perahu tahun ini kami melakukan persiapan sekitar 20 hari,” bebernya.

Untuk sesi latihan, dijelaskannya dilakukan dengan formasi full tim. Anggota pendayung yang bekerja pun diberikan dispensasi agar bisa mengikuti latihan.

“Rata-rata usia pelajar SMP dan SMA. Tapi ada juga beberapa yang berstatus pekerja,” tambahnya.

Tak ada persiapan khusus sebelum mengikuti perlombaan. Prosesi doa bersama digelar agar semua bisa berjalan lancar. Dan target memindahkan piala bergilir ke Kecamatan Sambaliung.

Setelah mendapatkan posisi juara pertama pada perlombaan perahu panjang tradisional, dengan memboyong piala bergilir dan uang tunai Rp25 juta, tim ini akan menguji performanya di provinsi tetangga yakni di Kaltara. Targetnya tak terlalu muluk, bisa masuk final saja sudah merupakan pencapaian yang cukup baik.

“Besok kami langsung geser ke Kaltara. Ikut lomba perahu panjang juga disana, dalam rangka HUT Provinsi Kaltara. Sayangnya jumlah personel yang dibawa tidak full seperti hari ini. Karena ada yang sekolah dan harus mengikuti ujian,” tutupnya.(man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel