TANJUNG REDEB – Berbagai upaya dilakukan Pemkab Berau untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Salah satunya adalah dengan gelaran Maratua Music Festival (MMF) yang akan digelar pada 4-8 November 2025 mendatang.
MMF ini digadang-gadang bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik lokal maupun internasional. Namun, apakah ini benar mampu mendongkrak?
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau ketika dikonfirmasi menjelaskan jika pihaknya bersama event organized lokal berkolaborasi untuk kegiatan ini.
Dengan membawa Konsep UMKM Lokal, Disbudpar telah melakukan rapat mengenai hal ini dengan beberapa Kepala Kampung serta pihak Dekranasda.
MMF sendiri merupakan wujud implementasi program Bupati Berau, terutama untuk mendongkrak Pariwisata di kabupaten Berau. Ditambah, hal ini adalah upaya pemerintah mewujudkan program peralihan ekonomi terbarukan.
“Kita sadari, selama ini sebagian pendapatan Hasil Bumi Berau dari sektor Pertambangan, yakni sebesar 60 persen. Dan bagaimana kita sebagai pemerintah harus memperkenalkan wisata yang ada untuk putar haluan ke industri kepariwisataan,”jelas Kepala Bidang Pemasaran dan kerja sama Disbudpar Berau, Fitriansyah.
Kejutan tak hanya sampai disitu. Dalam MMF nanti, EO lokal juga telah membeberkan beberapa artis lokal dan nasional yang akan perform pada festival pulau mendatang.
“Selain Pameran UMKM lokal dari semua Kecamatan di Berau, ada beberapa penampilan artis lokal maupun nasional untuk memeriahkan event ini,” ucap EO saat diwawancarai awak media.
MMF ini juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi lokal, serta mengenalkan salah satu panorama indah yang ada di kabupaten Berau di balut event musik bersekala besar ke khalayak luas.(ard)













