Follow kami di google berita

Wabup Berau: Kampung Rawan Pangan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Pemkab Berau Dorong Kemandirian Pangan Lewat Gerakan Pangan Murah

TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyebut jika kondisi rawan pangan di 11 kampung yang ada di Berau, menjadi tanggung jawab bersama. Tak hanya pemerintah daerah, bahkan pihak ketiga juga turut mengambil bagian dalam hal ini.

“Kalau kita berpikir tanpa koordinasi yang baik, eksekusi di lapangan tidak akan maksimal. Semua harus bergerak untuk mengurangi atau menghilangkan status rawan pangan itu,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Terlebih, banyak perusahaan yang ternyata beroperasi di kampung-kampung yang masuk dalam kategori rentan tersebut. Dan ini seharusnya menjadi perhatian juga bagi mereka.

Gamalis juga mengingatkan adanya instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk menanggulangi kerawanan pangan, dengan mendorong masyarakat bercocok tanam bahan pangan seperti jagung dan padi.

“Program satu orang satu tanaman ini saya rasa jadi salah satu solusi konkret. Bahan pangan yang bisa ditanam berupa sayuran, tomat, cabai dan lainnya, itu bisa dilakukan. Langkah ini diharapkan membuat setiap daerah, termasuk Kabupaten Berau, terhindar dari status rawan pangan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, menegaskan bahwa 11 kampung yang masuk kategori rawan pangan ini mendapatkan bantuan. Ini merupakan bagian dari upaya perlindungan sosial sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat di kampung-kampung rentan. (Adv/fan)

Bagikan

Subscribe to Our Channel