TANJUNG REDEB – Pasar Ramadan Masjid Agung Baitul Hikmah Tanjung Redeb dipastikan kembali digelar tahun ini, dan akan diresmikan pada 19 Februari 2026. Sebanyak 39 tenda milik masjid seluruhnya telah terisi oleh pedagang.
Ketua Harian Pengurus Masjid Agung Baitul Hikmah Tanjung Redeb, KH. M. Kafrawi, AD, mengatakan, mayoritas pedagang yang mengisi Pasar Ramadan merupakan UMKM lama yang sudah rutin berjualan setiap tahun.
“Yang ikut ini kebanyakan UMKM lama. Kalau pedagang baru, mungkin hanya satu atau dua saja,” ujarnya saat ditemui, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran pedagang sebenarnya telah dibuka sejak lama, sehingga seluruh tenda yang dimiliki masjid telah terisi.
Untuk penggunaan tenda, setiap pedagang dikenakan biaya sewa sebesar Rp2,5 juta untuk satu bulan operasional. Biaya tersebut digunakan sebagai bentuk kemandirian pengelolaan masjid.
“Masjid ini kan sifatnya mandiri, jadi memang ada biaya sewa sebagai balas jasa pemakaian. Tujuannya bukan semata profit, tapi untuk menyemarakkan Ramadan dan memakmurkan masjid,” tegasnya.
Jam operasional Pasar Ramadan dimulai sejak ba’da Dhuhur, menyesuaikan kebutuhan pedagang dalam menyiapkan menu berbuka puasa. Selain UMKM, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga turut bergabung dengan menyediakan 10 lapak PKL dan 10 meja tambahan.
“Harapannya Pasar Ramadan ini bisa membantu UMKM sekaligus memudahkan masyarakat mencari kebutuhan berbuka puasa,” pungkasnya. (Man)













