13 SMP Kantongi Rekomendasi Bisa PTM Terbatas di September-Oktober, Sementara SD Masih Tunggu Verifikasi/Validasi Disdik

A-News.id, Berau – Sudah 13 SMP di Kabupaten Berau yang mengajukan surat permohonan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) ke Dinas Pendidikan Kabupaten Berau. SMP tersebut adalah SMPN 4 Sambaliung, SMPN 2 Segah, SMPN Kelay, SMPN 2 Teluk Bayur, SMPN 2 Talisayan, SMPN 3 Tanjung Redeb, SMPN 1 Talisayan, SMPN 3 Tabalar, SMP Ibnu Katsir, SMP 6 Sambaliung, SMP As Showah, SMPN 2 Tanjung Redeb dan SMP 3 Teluk Bayur.

Dan menurut Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Berau, Adang Salik, Senin, 27/9/2021, mengatakan bahwa sekolah-sekolah itu sudah diberikan rekomendasi untuk mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

Sedangkan khusus untuk SMP-SMP se-Kecamatan Tanjung Redeb, lanjut Adang, bahwa yang sudah mengajukan permohonan PTMT akan diverifikasi dan divalidasi pada 27 s/d 30 September 2021. Dan Penerbitan rekomendasi akan dilakukan pada 28 September s/d 2 Oktober 2021. Setelah itu baru dilakukan Simulasi PTMT pada 11 s/d 16 Oktober 2021. Dan setelah itu mereka melaksanakan PTM Terbatas.

“Kalau sudah ada rekomendasi dari Disdik Berau, bisa melaksanakan PTMT, cuma khusus yang di Tanjung Redeb, melakukan simulasi dulu, dan belajarnya di Oktober,” kata Adang.

Seperti SMP-SMP diluar Kecamatan Tanjung Redeb yang sudah mendapatkan rekomendasi Disdik Berau, sudah bisa melaksanakan PTM Terbatas sejak pertengahan September.

Ditambahkan Adang, bahwa sekolah tersebut sudah di-assesmen oleh Disdik Berau. Dan persyaratan lainnya adalah persetujuan dari orangtua murid.

Sementara, Suardi, Kasi Pembinaan ddan Kelembagaan SD Disdik Berau menyampaikan bahwa Satuan Pendidikan tingkat SD yang sudah mengajukan permohonan PTM adalah SDN 003 Tumbit Dayak, SDN 001 Biatan Ilir, SDN 001 Payung-Payung, SDN 001 Teluk Harapan, SDN 001 Kasai, SDN 003 Sei Bebanir Bangun, SDN 02 Tumbit Melayu, SDN 001 Tanjung Perangat, SDN 001 Pilanjau, SDN dan enam SDN lainnya yang sudah mengajukan terlebih dahulu.

Menurut Suardi, pihak DIsdik Berau masih akan meninjau ke sekolah-sekolah tersebut untuk melihat langsung kesiapan sekolah dan memverifikasi sebelum diberikan rekomendasi.

“Kalau mereka sudah siap dan kami nanti sudah berkunjung melihat ke lapangan, sesuai permohonannya, Itu sudah bisa, tapi ini PTM terbatas,” ujar Suardi.

Dan sebagai persyaratan para guru sudah harus divaksin. Dan mayoritas menurut Suardi umumnya sudah pada divaksin, kecuali ada penyakit bawaannya.

Adang dan Suardi juga menambahkan, meskipun Pembelajaran Tatap Muka dilaksanakan, ketika orang tua siswa tersebut tidak setuju, anak mereka bisa bersekolah secara daring. (dit)

Bagikan