WARGA RT 24 TELUK BAYUR KELUHKAN SAMBUNGAN AIR BERSIH

ANEWS, Teluk Bayur – Warga yang berdomisili di RT 24, Jalan Stasiun 3, Kecamatan Teluk Bayur, Berau sebagian harus memanfaatakan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan bahan baku air sehari-hari. Kondisi tersebutlah yang kini dikeluhkan warga setempat.

Situasi itu lantaran sambungan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sudah bertahun-tahun tidak terealisasi di lokasi sekitar ke rumah warga, sebab untuk melakukan sambungan air di lokasi sekitar masih belum memenuhi standar serta jauh dari pipa induk.

Ketua RT 24, Tamar mengatakan, sejak ia bertempat tinggal dari tahun 2005 sampai sekarang sambungan air PDAM tidak bisa masuk karena letak jaringan pipa berada sekitar 1 km dari RT yang dirinya pimpin.

“Pipa induknya masih jauh, cuma kalau mau pasang bisa saja tapi kita harus membeli pipa paralon sendiri, jadi saat ini sebagian warga memanfaatkan air bor dan sebagian lainnya beli,” ujarnya.

“Kalau disini ada kurang lebih 20 Kepala Keluarga yang kesusahan air bersih,” tambahnya.

Situasi tersebut makin diperparah, dengan debit air yang diakui warga sekitar, hanya akan deras pada waktu tertentu seperti malam hari. Sedangkan, di bawah pukul 00:00 Wita malam hari, maka aliran air akan berkurang bahkan tidak ada sama sekali.

“Kendala air bersih sendiri memang sudah lama kita rasakan, sementara untuk penanganan dari pemerintah sampai saat ini masih hanya sebatas wacana,” ucap warga sekitar,” ujar Joko, warga sekitar.

Dengan situasi sulit seperti itu, warga berharap adanya penanganan serius segera. Lantaran kebutuan air bersh dinilai sangat penting dan paling dibutuhkan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. (mik)

Bagikan