Follow kami di google berita

UMKM dan Seni Budaya Lokal Bisa Berkolaborasi 

TANJUNG REDEB – Penguatan ekonomi dengan memaksimalkan sektor UMKM, ternyata bisa dilakukan dengan kolaborasi berbagai sektor lainnya. Seperti dengan sektor kebudayaan dan seni.

Hal ini terlihat dalam salah satu gelaran event pihak swasta. Bertajuk expo, pihak penyelenggara menghadirkan UMKM yang dikolaborasikan dengan penampilan seni budaya lokal Berau.

Adalah acara Adira Expo x Mak Dendang, event yang digelar selama 3 hari mulai malam ini, Kamis (16/4/2026) di lapangan Diponegoro, diharapkan bisa menjadi pendongkrak ekonomi khususnya para UMKM.

Pembukaan acara ini dihadiri perwakilan pemerintah daerah, sponsor, tokoh masyarakat, hingga berbagai komunitas seni.

Ketua pelaksana kegiatan, Morten, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya bersama untuk mengembangkan sektor ekonomi sekaligus menjaga eksistensi budaya daerah. Ia menyebut, kehadiran Adira Expo yang dipadukan dengan Mak Dendang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, konsep Mak Dendang diambil dari bahasa Bajau yang berarti “bernyanyi bersama”. Filosofi tersebut diharapkan menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam berkreasi, berkumpul, dan mempererat silaturahmi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha hingga komunitas seni. Tercatat sebanyak 20 tenant dari Adira dan rekanan dealer turut berpartisipasi, ditambah 30 pelaku UMKM serta 20 pedagang kaki lima yang ikut meramaikan event tersebut.

Tak hanya itu, seluruh pengisi acara didominasi oleh talenta lokal, mulai dari band hingga pertunjukan seni tradisional. Sejumlah komunitas musik seperti TimeShit, Ms Project, DJ Redz One, hingga band Semestaku. Selain itu, berbagai sanggar seni seperti Lepa Dayang Kelasahan, Sanggar Tari Pagtipunan, Sanggar Tari Sumping Kelasahan, LPK Bulu Patung, dan Sanggar Tari Pobasis juga ambil bagian.

Sebagai puncak acara, panitia juga menghadirkan artis nasional For Revenge untuk menghibur masyarakat.

Morten turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, termasuk sponsor, panitia, dan media yang tetap hadir meski kondisi cuaca kurang mendukung.

“Hujan bukan menjadi penghalang, buktinya kita tetap melaksanakan acara. Artinya, apapun kendalanya kita tetap berjalan,” tegasnya.

Ia juga mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaan, mengingat lokasi kegiatan yang masih baru. Namun, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik ke depan. (Ta)

Bagikan

Subscribe to Our Channel