Penjaringan Aparatur Kampung Tasuk Berlangsung Adil, Ini 6 Orang Terpilih

Ucapan Selamat Datang Peserta Penjaringan Aparatur Kampung Tasuk

ANEWS, GUNUNG TABUR – Sebanyak 22 orang mengikuti penjaringan aparatur Kampung Tasuk yang digelar di SD Negeri 001 Kampung Tasuk, Rabu (02/09/2020) lalu. Dalam penjaringan yang dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 itu, turut hadir tim penilai dari Kecamatan Gunung Tabur.

Pantauan Citizen Journalist ANews Kampung Tasuk di lapangan, proses penjaringan dilakukan, melalui 4 tahapan, yakni seleksi berkas, tes tertulis, tes kemampuan komputer dan wawancara. Adapun tujuan digelarnya penjaringan ini, menurut Ketua Panitia, Supardjono, agar diperoleh aparatur kampung yang memang berkualitas dan berbobot untuk memajukan Kampung Tasuk.

“Bukan berarti aparatur kampung terdahulu, tidak berkualitas ya. Hanya saja, melalui penjaringan ini, diharapkan ditemukan aparatur kampung yang lebih berkualitas dan profesional bekerja untuk membawa kemajuan dan kepentingan kampung,” ujarnya.

Terkait jumlah calon aparatur kampung yang mendaftar, Supardjono mengatakan, semula calon yang mendaftar sebanyak 28 orang, akan tetapi pada tahap seleksi berkas, ada 6 orang yang tak mengumpulkan berkas.

“Bagi peserta yang tidak mengumpulkan berkas, otomatis kami gugurkan dan tidak bisa mengikuti tahap selanjutnya,” tuturnya seraya mengatakan, jika pihaknya dalam melaksanakan tugas, tidak bisa diintervensi pihak manapun.

Peserta Penjaringan Aparatur Kampung Tasuk Sedang Tes Kemampuan Komputer

Melalui seleksi ini, dikatakan Camat Gunung Tabur, Anang Saprani melalui Sekretaris Camat, S. Hariono, hanya akan ditetapkan 6 orang aparatur Kampung Tasuk, yang peringkat penilaiannya dilakukan tim penilai berdasarkan tahapan seleksi yang telah dilakukan. Adapun 6 peserta yang ditetapkan menjadi aparatur Kampung Tasuk, lanjut Hariono, yakni Siti Nurrohmah (nilai 88,50), Peni Wulan Dari (nilai 88,25), Shella Karmelita (nilai 86,50), Herman Plani (nilai 81,05), Dea Putry K (nilai 80,95) dan Marhadi (nilai 79,60).

“Tim penilai hanya melaksanakan tugasnya saja, bagi peserta yang lolos menjadi aparatur Kampung Tasuk, kami ucapkan selamat bekerja. Sementara bagi peserta yang tidak lolos, kami harapkan bisa menerima hasil seleksi ini dengan lapang dada dan legowo,” ucapnya.

Foto Bersama Panitia, Tim Penilai, Kepala Kampung dan Peserta

Sementara itu, Kepala Kampung Tasuk, Faridah mengapresiasi penjaringan aparatur kampung yang dipimpinnya oleh panitia seleksi dan tim penguji dari Kecamatan Gunung Tabur. Apalagi, seleksi berjalan secara fair dan adil, tanpa adanya rekayasa ataupun kecurangan.

“Kami berharap bagi yang terpilih bisa bekerja sama dengan kami untuk pemerintah kampung. Apapun nantinya tanggung jawab yang akan dibebankan, harus siap menjalankan tugasnya, sebab tahun depan target kita adalah menuju kampung mandiri,” tandasnya.(Syafaruddin/as77/ANews)

Bagikan