KLASTER PERJALANAN SUB-KONTRAKTOR TAMBANG BERAU COAL DIDUGA MEMBERI KONTRIBUSI ATAS PENYEBARAN COVID-19 DI BERAU

ANEWS, Berau – Ketua Lembaga Satria Pancasila Kabupaten Berau, Fery Bahagia, mengatakan diduga kuat klaster perjalanan karyawan Sub Kontraktor Berau Coal seperti sebelumnya SIS, dan BUMA 4 orang tambahan positif PCR baru, Ricobana Abadi (RBA, 4 orang tambahan positif PCR baru) dan Madhani Talatah Nusantara (MTN, 29 orang positif PCR baru) yang beroperasi di Sambaratta, turut memberikan kontribusi penyebaran covid-19 di Kabupaten Berau. Hal itu menurut Fery tergambar dari Hasil Laboratorium Covid-19 yang dirilis Dinas Kesehatan Berau, Minggu, 27/12 kemarin.

Menurut Fery, sudah waktunya pemerintah bersikap tegas untuk menindaklanjuti aturan dan ketentuan yang ada, seperti Surat Edaran Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemenaker RI Nomor B-8855/PK.01.00/IV/2020 tentang Penghentian Sementara Penempatan Tenaga Kerja Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) dan Nomor B-15025/PK.01.00/VI/2020 tentang Penempatan Tenaga Kerja Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) Pada Masa Pandemi Covid-19.

Jelas sudah ada edaran yang memberikan warning kepada perusahaan-perusahaan untuk menghentikan sementara kegiatan rekrutmen maupun perjalanan cuti selama masa covid-19 ini.

Dan juga sudah ada Perbup No. 52 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 di Kabupaten Berau beserta Tim gabungan yang sudah dibentuk termasuk sanksi jika melanggarnya.

Termasuk surat Bupati Berau (Alm H. Muharram) dan Disnakertrans Kabupaten Berau yang sudah menyurati perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Berau dengan Surat Bupati Berau Nomor 562/206.2 Penta, Surat Edaran Bupati Berau Nomor 562/767 2 Penta tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan dan Lowongan Kerja di Perusahaan dan Surat Disnakertrans Kabupaten Berau tentang Permintaan Data Tenaga Kerja Terdampak Covid-19.

Mari bersama-sama kita  menjaga dan menghindarkan dari terpapar maupun menyebar covid-19 dengan melaksanakan 3M dan lebih berada di rumah, jika tidak ada kegiatan mendesak di luar rumah.(jul/nov)

Bagikan