KEPALA KAMPUNG TALISAYAN AKAN SURATI PERUSAHAAN SAWIT DAN KOPERASI MITRANYA TERKAIT POTENSI BAHAYA TRUK ANGKUTAN SAWIT TERGULING SAAT MELINTAS DI JALAN POROS YANG RUSAK

ANEWS, Talisayan – Sebagai tindak lanjut laporan masyarakat mengenai lalu lalangnya kendaraan truk-truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik perusahaan dan koperasi mitranya, yang ditengarai berpotensi terguling saat melintas di jalan poros Talisayan yang berlubang dan rusak, yang bisa berdampak menimpa para pengendara sepeda motor atau pejalan kaki dan kendaraan lainnya, Wawan Setiawan, Kepala Kampung Talisayan akan menyurati dan menjambangi perusahaan sawit dan mitranya  untuk membahas masalah itu, seperti yang disampaikan ke Anews, Rabu, 2/12.

Menurut pengamatan ANews, umumnya kendaraan pengangkut TBS itu sampai melewati tinggi bak truk 3-4 saf susun ke atas, yang dikhawatirkan akan terguling dan berpotensi menimpa pengendara motor, kendaraan lain atau pejalan kaki yang berjalan di sisi truk tersebut, akibat badan truk berayun-ayun menghindari banyaknya lubang di ruas jalan poros yang rusak.

“Pengangkutan tandan buah segar (TBS) sawit yg melewati bak truck 3-4 sap susunannya yang dapat mengakibatkan terjadi tumpahan buah sawit bagi pengendara lainnya yang berbarengan dengan truk pengangkut sawit dan bisa jadi pejalan kaki pun ikut terkena timpahan buah sawit tsb,” ujar Wawan Setiawan.

Kepala Kampung

Dia juga akan mengambil langkah untuk menyurati dan membahasnya dengan para perusahaan terkait termasuk penggunaannya kendaraan agar tonasenya disesuaikan dengan kondisi jalan yang ada, dimana di sekitarnya terdapat pemukiman padat penduduk, sehingga tidak memperparah kondisi jalan poros tersebut. (daeng)

Bagikan