Follow kami di google berita

Kelay Masih Kekurangan Nakes dan Guru

KELAY – Kekurangan tenaga kesehatan dan pendidik menjadi persoalan krusial yang mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kelay tahun 2026. Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) layanan dasar dinilai berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat di wilayah pedalaman Kabupaten Berau.

Camat Kelay Toris menyampaikan, sejumlah kampung hingga kini belum memiliki tenaga kesehatan yang memadai. Bahkan di Kampung Long Sului, tidak terdapat bidan maupun perawat yang bertugas secara tetap.

Kondisi tersebut menyulitkan penanganan pasien, terutama dalam situasi darurat. Jarak tempuh yang jauh menuju rumah sakit kabupaten membuat masyarakat sangat bergantung pada fasilitas kesehatan tingkat kecamatan dan kampung.

“Tidak semua pasien bisa langsung dirujuk ke rumah sakit. Karena itu kami mengusulkan agar puskesmas di Kelay, Merapun, dan Long Boy ditingkatkan menjadi puskesmas rawat inap,” ujarnya saat menyampaikan usulan musrenbang Kecamatan Kelay, Selasa (10/2/2026).

Selain kesehatan, krisis SDM juga terjadi di sektor pendidikan. Sejumlah sekolah masih kekurangan guru mata pelajaran inti. Di SMP Merapun tidak tersedia guru matematika, sementara di Merasa masih kekurangan guru agama Islam dan bahasa Inggris.

Di SMP Negeri 1 Kelay di Meralesan, belum tersedia guru olahraga, bimbingan konseling, PPKN, dan seni budaya. Bahkan di Kampung Long Sului, SD Negeri setempat belum memiliki kepala sekolah definitif sejak Oktober 2025.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyatakan pemerintah daerah akan berupaya memperkuat layanan dasar di wilayah pedalaman, baik melalui penataan penempatan tenaga kesehatan dan pendidik maupun penguatan fasilitas layanan.

“Kelay memang memiliki tantangan geografis. Pemerintah daerah akan terus mendorong pemerataan tenaga kesehatan dan pendidikan agar masyarakat di wilayah pedalaman mendapat layanan yang layak,” kata Sri.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas SDM merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan mengupayakan solusi bertahap agar persoalan kekurangan tenaga kesehatan dan guru dapat ditangani secara berkelanjutan. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel