TANJUNG REDEB – Salah satu poin yang disepakati dari hasil pertemuan dengan para agen, pangkalan dan sub penyalur LPG bersubsidi atau gas melon pada Senin (29/9/2025) kemarin adalah tentang keberadaan atau lokasi penjualan gas tabung hijau tersebut.
“Kepada kecamatan dan kelurahan kita minta melakukan rapat resmi, mengundang pelaku usaha, sub penyalur ini dengan agen di wilayahnya masing-masing. Daftarnya ada juga kan, tujuannya untuk memberikan informasi kepada RT di areanya, menyampaikan kepada warganya bahwa pangkalan kita ada di mana, di titik mana,” tegas Kabid Bina Usaha dan Perdagangan Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi ditemui usai rapat kemarin.
Dengan adanya penyebaran informasi itu, maka tidak akan ada lagi keluhan dari masyarakat yang merasa tidak mengetahui keberadaan lokasi adanya LPG bersubsidi itu.
Karena selama ini, dikatakan Hotlan itu juga menjadi salah satu permasalahan yang sering ditemui masyarakat. Terkadang, mereka bahkan harus berkeliling untuk bisa mendapatkan gas bersubsidi.
“Malah ada laporan warga yang tidak berdomisili di area itu bisa mendapatkan gas melon. Dengan adanya keaktifan para camat dan lurah ini, diharapkan penyaluran gas bersubsidi bisa tepat sasaran,” tambahnya.
Dengan adanya teknologi saat ini, penyebaran informasi pun bisa dilakukan secara digital. Misalnya dengan memanfaatkan grup WhatsApp, membuat pengumuman publik di papan informasi kecamatan atau menggunakan sosial media. Sehingga informasi bisa langsung diakses dan lokasi agen bisa dicek secara mandiri oleh masyarakat.(ard)













