H. Sa’ga Dorong Pengelolaan Sampah Pulau Derawan Masuk di Anggaran 2022

ANEWS, Berau – Ketua Komisi III DPRD Berau, H. Sa’ga mendorong agar anggaran 2022 bisa digunakan untuk pembebasan lahan untuk pembuangan sampah di kampung Tanjung Batu kecamatan Pulau Derawan, Senin (31/5/2021).

Angan-angan itu ia sampaikan lantaran menurut Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) lokasi yang ada sekarang tidak memungkinkan untuk digunakan lebih lama sebab berdekatan dengan taman wisata mangrove.

“Sekarang ini ia (DLHK) minta dipindahkan, kemarin pada saat musrenbang juga ada usulan dari kepala kampung beserta camat kepada peserta musrenbang khususnya ibu bupati kalau bisa itu diprioritaskan,” ujarnya.

“Terkait pengelolaan sampah setahu saya sampai hari ini itu sampah dikumpulkan oleh masyarakat dan itu ada petugas yang mengumpulkan dan kemudian diangkut menggunakan kapal ke Tanjung Batu melalui kerjasama oleh Tanjung Batu dan Derawan, jadi pembuangan akhir itu di Tanjung Batu,” jelasnya.

“Dan itu sudah berjalan sekitar dua tahunan, sebelum pandemi itu (sampah) juga sudah diangkut (ke Tanjung Batu),” tambah H. Sa’ga.

Sa’ga menceritakan, bahwa sebelumnya proses pengelolaan sampah di salah satu objek wisata Derawan itu dilakukan dengan cara dibakar dan tidak sedikit adapula yang dibuang ke laut.

“Jadi kapal itu disewa oleh kampung kemudian ada petugas dari DLHK dibantu oleh masyarakat yang diberi honor oleh ADK, itu bekerjasama terkait dengan pengelolaan sampah,” ucapnya.

Sebagai orang asli Derawan, Sa’ga menjelaskan, kalau sampah yang ada di pantai merupakan sampah kiriman yang terbawa arus laut melalui muara sungai. Dan tak sedikit sampah yang hanyut dari daerah tetangga seperti Tarakan.

“Akhirnya banyak sampah yang bersandar di pantai-pantai yang ada di pulau-pulau diantaranya Derawan, Sangalaki, Kakaban dan Maratua,” sebut Sa’ga.

“Terkait sampah rumah tangga itu ada juga saya lihat memang ada sebagian juga bersumber dari wisatawan tetapi ada upaya dari pelaku-pelaku penginapan itu menyiapkan tempat sampah dan tidak sedikit pula wisatawan ini mempunyai kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya,” jelasnya.

“Ini juga kita berharap ke pemerintah daerah kami sebagai dewan yang berasal dari dapil 3 (Biatan, Talisayan, Batu Putih, Biduk Biduk, Pulau Derawan dan Maratua), khususnya putra derawan akan berupaya terkait dengan penanganan sampah itu,” tandasnya.(mik)

Bagikan