H.M. YUSUF, TOKOH AGAMA PENDIRI PESANTREN AS ‘ADIYAH KASAI MENINGGAL DUNIA KARENA MUSIBAH

Abdul Samad, Ketua BPK Kasai dan M. Yani, S.Pd Kepsek MTS As’Adiyah saat diwawancarai ANews

ANEWS, Kasai Rasa duka yang mendalam sontak menyelimuti Pesantren MTS As ‘Adiyah menyusul datangnya kabar duka meninggalnya seorang tokoh agama yang  juga seorang pendiri MTS As’Adiyah, Bukit Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, H. Muhammad Yusuf, yang ditemukan telah meninggal dunia di kebun miliknya di Kampung Kasai, akibat musibah rebahnya pohon kayu yang menimpa almarhum, bukan karena Covid-19 seperti isu yang berkembang di tengah warga, pada Selasa, 29 September 2020.  Jenazah almarhum disemayamkan pagi tadi Rabu, 30/09/2020 di rumah duka sebelum dikebumikan. Demikian informasi diterima Anews saat mewawancarai Abdul Samad, Ketua BPK Kampung Kasai dan Muhammad Yani, Kepsek MTS As ‘Adiyah.

Kepala Sekolah MTS As ‘Adiyah, Muhammad Yani, S.Pd saat didatangi oleh awak media Rabu,30/09/2020 pada saat penggalian liang kubur menuturkan bahwa kemarin Almarhum H.Muhammad Yusuf duluan ke kebun pagi sekitar pukul 8.00 Wita. Seusai jam mengajar sekitar pukul 11.00 siang disusul oleh Muhammad Yani. “Saya susul almarhum untuk memupuk sawit, setelah selesai memupuk saya mencari beliau karna sudah mau masuk waktu shalat zuhur, biasanya almarhum kalau sudah maktu shalat selalu beliau kasi kode untuk pulang karna jarak tempat kami kerja agak jauh, karena tidak ada kode saya mencari almarhum karena mau merintis di dalam tambaknya. Akan tetapi saya tidak melihat beliau, jadi saya pulang untuk memimpin shalat di pesantren,” ungkapnya.

Selang beberapa waktu, Yani mendengar anak almarhum memanggilnya seperti ada yang hendak disampaikan.

“Setelah beberapa jam kemudian, salah satu anak almarhum memanggil untuk bantu mengangkat bapaknya yang ditemukan di kebun yang sudah dalam keadaan badannya kaku dan tidak bergerak. Setelah sampai di rumah diperiksa oleh salah satu bidan kampung yang keterangannya menyampaikan bahwa sudah tidak ada lagi (meninggal dunia),” terangnya.

Sementara Abdul Samad yang dikonfirmasi awak media kemarin, mengatakan bahwa setelah mendengar kabar bahwa H. M. Yusuf meninggal, segera mendatangi kediaman almarhum.

“Saya langsung kesana pada saat itu juga bersama keluarga dan anak almarhum, membersihkan badan dan memandikan jenazah almarhum.  Saat itu juga saya melihat ada beberapa luka di tubuh almarhum, diantaranya di bagian dada sebelah kiri ada bekas luka agak dalam,” ujar Abdul Samad.

Semoga almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga  yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan Insya Allah khusnul khotimah. (irpan)

Bagikan