TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berupaya menjaga dampak positif sektor pariwisata agar tidak hanya terjadi saat libur Lebaran. Peningkatan pelayanan dan fasilitas menjadi fokus agar kunjungan wisatawan terus berlanjut.
Lonjakan kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi unggulan selama libur Lebaran 2026 sebelumnya dilaporkan turut menggerakkan ekonomi masyarakat. Sektor UMKM, jasa transportasi, hingga penginapan mengalami peningkatan pendapatan.
Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan momentum tersebut menjadi peluang untuk mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah secara berkelanjutan.
“Pergerakan wisatawan ini sangat berdampak pada UMKM, transportasi, hingga jasa lainnya. Ini yang terus kita dorong agar manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah kini tidak hanya fokus pada promosi, tetapi juga peningkatan kualitas layanan di setiap destinasi wisata. Hal tersebut meliputi kesiapan fasilitas, kebersihan kawasan, hingga aspek keamanan bagi pengunjung.
Menurut Said, geliat ekonomi selama libur Lebaran tidak hanya terjadi di destinasi bahari populer seperti Pulau Derawan, Maratua, dan Labuan Cermin. Sejumlah objek wisata daratan juga mulai menunjukkan peningkatan kunjungan, termasuk Air Panas Pemapak Bapinang yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Saat ini Kabupaten Berau memiliki potensi besar di sektor pariwisata dengan ratusan destinasi yang tersebar di berbagai wilayah. Pemerintah daerah pun mendorong kolaborasi lintas sektor agar kenyamanan wisatawan tetap terjaga.
Dengan pengalaman positif selama libur Lebaran, pemerintah optimistis wisatawan akan kembali berkunjung. Kondisi tersebut diharapkan mampu menjadikan sektor pariwisata sebagai pilar utama penggerak ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Man)













