BERAU – Berau menempatkan program transmigrasi sebagai salah satu instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kebijakan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pemerataan pembangunan dan pemanfaatan potensi lokal.
Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari, menjelaskan bahwa konsep transmigrasi kini diarahkan untuk memacu aktivitas ekonomi berbasis sektor unggulan di setiap kawasan. Pemerintah tidak lagi sekadar membuka lokasi transmigrasi, tetapi memastikan kawasan tersebut memiliki kegiatan produktif.
“Kita menciptakan kegiatan atau proyek-proyek yang potensial di wilayah transmigrasi. Ini untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya saat ditemui di Kantor Disnaker, Senin (1/12).
Menurutnya, pemerintah pusat telah melakukan pendataan awal terkait lahan-lahan transmigrasi di Berau sebagai bagian dari persiapan pengembangan kawasan. Tahap ini menjadi dasar perencanaan ekonomi jangka panjang.
“Kegiatan pusat sudah ada untuk mendata lahan yang ada. Fokus kita bukan hanya lokasi, tetapi potensi kawasan,” jelasnya.
Zulkifli menegaskan transmigrasi masa kini bersifat kolaboratif dengan sektor ketenagakerjaan, sehingga mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
“Transmigrasi itu sekarang bagian dari penguatan ketenagakerjaan. Kawasan yang dibangun bisa diisi oleh masyarakat setempat,” tutupnya. (Adv/Ky).
Disnakertrans Dorong Transmigrasi Berbasis Potensi untuk Perkuat Ekonomi Berau













