TANJUNG REDEB – Pelaku usaha taman wisata dan taman rekreasi di Berau kini memiliki wadah kolaborasi baru melalui pembentukan kepengurusan PUTRI periode 2026-2030.
Organisasi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antar pengelola destinasi wisata sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal.
Pembentukan kepengurusan dilakukan untuk memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Berau.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantoso, mengatakan keberadaan PUTRI menjadi wadah penting dalam memperkuat koordinasi antara pelaku usaha dan pemerintah.
“Dengan terbentuknya kepengurusan PUTRI ini diharapkan komunikasi dan koordinasi antar pelaku usaha wisata bisa semakin baik,” ujarnya.
Menurutnya, sektor pariwisata membutuhkan sinergi yang kuat agar pengembangan destinasi dapat berjalan lebih maksimal dan berkelanjutan.
“Kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder pariwisata sangat penting untuk mendukung pengembangan destinasi wisata yang berkualitas dan berdaya saing,” katanya.
Selain menjadi ruang koordinasi, PUTRI juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas pengelola taman rekreasi dan taman wisata secara kolektif.
Dengan kepengurusan baru periode 2026-2030 tersebut, sektor pariwisata Berau diharapkan semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.(Man)













