Follow kami di google berita

Nilai Jual Kakao Jadi Kunci Kemandirian Petani

TANJUNG REDEB – Peningkatan nilai jual kakao menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendorong kemandirian ekonomi petani kampung.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu, menegaskan bahwa penguatan kualitas kakao merupakan kunci agar komoditas tersebut memiliki daya saing lebih tinggi di pasar.

Menurutnya, selama ini tantangan utama bukan hanya pada jumlah produksi, tetapi juga kualitas hasil yang masih perlu ditingkatkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi petani.

“Kita ingin petani tidak hanya menghasilkan dalam jumlah banyak, tetapi juga kualitasnya baik sehingga harga jualnya meningkat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas kakao harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peremajaan tanaman hingga pengolahan pascapanen seperti fermentasi dan pengeringan yang berpengaruh langsung terhadap mutu biji kakao.

Lebih lanjut, Tentram menyebut langkah ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat kampung agar lebih mandiri secara ekonomi. Dengan kualitas yang lebih baik, petani diharapkan memiliki posisi tawar yang lebih kuat di pasar.

“Tujuan akhirnya adalah bagaimana kakao ini benar-benar memberi dampak pada kesejahteraan masyarakat kampung,” pungkasnya. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel