Follow kami di google berita

Mutasi Jabatan Jelang Lebaran Didominasi Camat

TANJUNG REDEB – Pemkab Berau melakukan mutasi jabatan untuk Tahun 2026 ini. Total 119 pejabat administrator dan pengawas yang dilantik pada Jumat (13/3/2026) pagi. Berdasarkan SK Nomor:800.3.3/1538/bkpsdm-I/2025, ada 53 pejabat administrator dan 66 pejabat pengawas yang masuk dalam mutasi jelang Lebaran IdulFitri tahun ini. Dari ratusan nama yang tercatat di daftar mutasi, camat mendominasi.

Beberapa nama yang sebelumnya menjabat sebagai camat, mendapatkan mutasi kenaikan jabatan yang cukup bergengsi. Mereka adalah Camat Tanjung Redeb Toto Marjito yang naik menjadi Kabag Kesra Setda Berau. Kemudian ada nama Yusup Gunawan, Camat Talisayan yang dimutasi menjadi Sekretaris di Inspektorat.

Ada juga Camat Pulau Derawan Samsuddin Amba Kadang yang menjadi Sekretaris Bapenda. Camat Biatan Aidil Fitri menjadi Sekretaris Kesbangpol, dan Tri Anggoro Rahardjo yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Tabalar, kini menduduki posisi Sekretaris Dinas Pertanahan.

Selain itu, beberapa nama camat juga bergeser atau berpindah daerah bertugas. Yakni Camat Batu Putih Wahyudi menjadi Camat Tabalar. Camat Sambaliung Ahmad Juhri menjadi Camat Tanjung Redeb. Ada juga Camat Segah Noor Alam dipindah menjadi Camat Sambaliung. Kemudian Camat Kelay Toris menjadi Camat Segah. Dan Ariyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Maratua, berpindah menjadi Camat Pulau Derawan.

Meskipun dalam posisi atau kedudukan struktural camat dan sekretaris dinas itu sama yakni pejabat Eselon III.a atau administrator, namun keduanya memiliki tupoksi berbeda. Keduanya merupakan posisi strategis di tingkat perangkat daerah, namun Camat memimpin wilayah kecamatan, sedangkan sekretaris dinas memimpin kesekretariatan di dinas teknis.

Bupati Berau Sri Juniarsih yang melantik para pejabat dengan posisi baru itu, menitipkan pesan yang cukup menohok. Dirinya mengingatkan agar para ASN yang sudah diberi kepercayaan itu bisa menjaga dan menjalankan amanahnya dengan baik.

“Kita ini pelayan masyarakat. Ibaratnya ikan dalam aquarium, dimana masyarakat bisa melihat langsung kinerja kita. Kerja maksimal, jangan asal-asalan dan siap menerima kritik dari masyarakat,” tegasnya. (Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel