TANJUNG REDEB – BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Berau mencatat penyaluran manfaat klaim kepada peserta mencapai sekitar Rp18,3 miliar sepanjang tahun 2025. Angka ini menjadi bukti nyata hadirnya program jaminan sosial ketenagakerjaan dalam melindungi pekerja dan keluarganya dari berbagai risiko pekerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Berau, Mulyana, menjelaskan bahwa berbagai manfaat tersebut telah dirasakan langsung oleh para peserta yang mengalami risiko kerja maupun memasuki masa tertentu dalam kehidupan kerja.
“Sepanjang tahun 2025, BPJS Ketenagakerjaan Berau telah membayarkan klaim dengan total sekitar RP18,3 miliar kepada para peserta,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Berau, Mulyana dalam laporannya beberapa waktu lalu.
Ia merinci, jumlah tersebut terdiri dari berbagai program perlindungan, di antaranya jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan pensiun, serta jaminan kehilangan pekerjaan.
Selain pembayaran klaim kepada peserta, BPJS Ketenagakerjaan juga menyalurkan manfaat beasiswa bagi anak pekerja yang meninggal dunia. Program tersebut bertujuan memastikan keberlanjutan pendidikan anak-anak pekerja meskipun orang tuanya telah tiada.
Menurut Mulyana, penyaluran manfaat tersebut menunjukkan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar kewajiban administratif bagi perusahaan, tetapi merupakan bentuk perlindungan nyata yang memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya.
“Program ini menjadi jaring pengaman bagi pekerja ketika menghadapi resiko kehidupan dan pekerjaan. Dengan adanya perlindungan ini, pekerja tidak perlu khawatir karena ada manfaat yang dapat membantu mereka dan keluarganya,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh perusahaan di Kabupaten Berau untuk terus meningkatkan kepatuhan dalam mendaftarkan seluruh pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, semakin banyak pekerja yang terdaftar, maka semakin luas pula perlindungan sosial yang dapat diberikan kepada masyarakat pekerja di daerah tersebut.
“Melalui dukungan dunia usaha dan pemerintah daerah, kami berharap semakin banyak pekerja di Berau yang terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan,” pungkasnya. (Ta)













