Follow kami di google berita

Tak Ada Anggaran, Nasib Embung Payung-Payung Terbengkalai

TANJUNG REDEB – Embung yang dibangun di Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, hingga kini belum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Selain pembangunan tahap kedua yang belum berjalan, hasil pengerjaan embung tahap pertama juga disebut tidak maksimal karena tak mampu menampung air.

Salah seorang warga Kampung Payung-Payung, Irwansyah, menyebutkan bahwa kondisi embung saat ini mengalami kerusakan pada bagian konstruksi sehingga air tidak bisa tertampung.

“Karena bocor dan retak, jadi tidak bisa menampung air,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).

Akibat kondisi tersebut, embung yang diharapkan dapat membantu kebutuhan air masyarakat setempat hingga kini belum dapat digunakan secara optimal.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Berau, Hendra Pranata, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pembangunan embung tersebut memang belum dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

“Iya, betul. Kita terkendala anggaran,” katanya, Jum’at (6/3/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya telah kembali mengusulkan anggaran agar pembangunan embung di Kampung Payung-Payung dapat dilanjutkan.

“Kami dari PUPR sudah mengusulkan ulang. Mudah-mudahan segera ada kelanjutannya,” jelasnya.

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera memperbaiki dan melanjutkan pembangunan embung tersebut agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kampung Payung-Payung. (Man)

Bagikan

Subscribe to Our Channel