TANJUNG REDEB – Petani di Berau bisa tersenyum lebar. Peralatan modern berbasis listrik mulai dipergunakan para petani, untuk meningkatkan hasil pertanian mereka. Drone pertanian DJl Agras, pompa air bertenaga listrik, serta mesin penggiling hasil panen berbasis listrik, menjadi tulang punggung baru dalam aktivitas bertani.
Mulai dari mempermudah irigasi, meningkatkan efisiensi pengolahan hasil panen, hingga menyemprotkan pupuk dan pestisida secara presisi.
Konsep smart farming ini diperluas secara bertahap. Penerapan teknologi berbasis listrik yang adaptif terhadap tantangan pertanian modern, demi meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan berkelanjutan.
Harapan agar petani Berau bisa melangkah sejajar dengan kemajuan zaman, memanfaatkan energi listrik untuk bertani lebih efisien dan cerdas. Masyarakat yang terbuka terhadap inovasi menjadikan kampung yang menjadi sentra beras, menjadi lokasi yang tepat untuk memulai transformasi pertanian berbasis teknologi listrik.
Sektor pertanian sebagai pilar strategis pembangunan daerah. Dengan menghadirkan solusi berbasis listrik, petani dapat semakin mandiri, produktif, dan siap menjadi bagian dari ekosistem energi bersih Indonesia. (Adv/ard)













