Follow kami di google berita

Pengembangan Labuan Cermin dengan Skema Kerja Sama Swasta Hingga Perbankan

TANJUNG REDEB – Pemenuhan fasilitas objek wisata masih menjadi perhatian utama pemerintah provinsi hingga kabupaten. Salah satu objek wisata di Berau yakni Labuan Cermin menjadi salah satunya.

Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) kini aktif menggandeng pihak swasta dan perbankan untuk membantu pengembangan fasilitas di destinasi wisata Labuan Cermin, Kabupaten Berau melalui skema kerja sama strategis.

“Kami berkolaborasi dengan Dispar di kabupaten serta pemangku kepentingan seperti perbankan, perusahaan swasta, atau BUMN untuk menentukan apa yang bisa dikerjasamakan,” kata Kepala Dispar Kaltim Ririn Sari Dewi beberapa waktu lalu.

Dengan melibatkan sektor eksternal ini, pemerintah menyadari bahwa pengembangan pariwisata, tidak bisa hanya bergantung sepenuhnya pada anggaran pendapatan dan belanja daerah.

Kolaborasi ini ditujukan untuk melengkapi sarana dan prasarana (Sapras) penunjang di kawasan wisata yang belum terakomodasi oleh bantuan pemerintah pada tahun anggaran berjalan.

Pemerintah provinsi perlu duduk bersama dengan para calon mitra untuk memetakan kebutuhan riil di lapangan mengingat tipologi dan karakteristik setiap destinasi wisata di Berau tidaklah sama.

“Keterlibatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta melalui dana tanggung jawab sosial (CSR) diharapkan mampu menutup celah kebutuhan infrastruktur yang mendesak,” ungkap Ririn.

Dispar Kaltim juga memberikan dukungan konkret berupa dana dekonsentrasi kepada Dinas Pariwisata Berau yang difokuskan untuk penguatan promosi visual.

Bantuan non-fisik tersebut diwujudkan dalam bentuk pembuatan konten video berkualitas tinggi untuk memviralkan keindahan Labuan Cermin ke pasar wisatawan yang lebih luas.

Secara status pengembangan, Labuan Cermin sebenarnya sudah masuk dalam kategori destinasi maju karena telah memiliki sarana lengkap.

“Pengelolaan di sana juga dinilai sudah sangat adaptif terhadap teknologi dengan penerapan digitalisasi yang kuat, baik untuk pemasaran media sosial maupun manajemen tiket masuk,” ucap Ririn

Terkait akses jalan menuju lokasi, kondisi jalan di Kabupaten Berau saat ini sebagian besar sudah cukup bagus, namun tetap memerlukan peningkatan kualitas di beberapa ruas agar aksesibilitas wisatawan semakin nyaman. (Adv/Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel