Follow kami di google berita

Porang, Sumber Pendapatan Alternatif dari Kampung

TANJUNG REDEB – Salah satu komiditi yang berpotensi memberikan tambahan pemasukan ekonomis bagi masyarakat adalah Porang. Di Kecamatan Biatan, Porang dikembangkan sebagai sumber pendapatan alternatif di beberapa kampung seperti Biatan Lempake (oleh Gapoktan) dan Biatan Bapinang (dikelola sekretariat kampung).

Penanamannya memanfaatkan lahan beririsan dengan Kawasan dengan Nilai Konservasi Tinggi (ANKT) dan sebagai alternatif sawit, Porang menjadi tanaman bernilai ekonomis tinggi namun tetap menjaga ekosistem karst dan mangrove lokal.

Secara Ekologis, penanaman Porang di ANKT ini bertujuan menjaga ekosistem penting (karst dan mangrove) sambil memberikan manfaat ekonomi, memanfaatkan Porang sebagai tanaman yang bisa tumbuh di lingkungan tersebut.

Pemkab Berau juga mendukung pengembangan Porang, dengan penanaman perdana di Kampung Sembakungan (Kecamatan Gunung Tabur) pada 2021 lalu. Porang (atau iles-iles) memiliki nilai ekonomis tinggi dan permintaan pasar yang baik, menjadikannya komoditas yang menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Porang merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang saat ini menjadi sorotan bagi masyarakat Berau, dikarenakan memiliki potensi besar dengan nilai ekonomis yang menjanjikan. Porang dapat diolah menjadi berbagai macam hasil olahan, seperti bahan pangan, bahan kosmetik, campuran es cream hingga bahan dasar lem perekat yang ramah lingkungan.

Petani Porang semakin meningkat bisa mencapai 500 Hektare, sehingga Kementerian Pertanian melalui Pemkab Berau juga memberikan bantuan bagi para petani Porang.
“Dukungan akan kita berikan, jika mencapai 500 Hektare penanaman Porang, dan mendapatkan support dari Kementerian Pertanian, ” ungkap Sri Juniarsih.

Ia menghimbau agar para petani Porang tidak langsung menjualnya dalam bentuk umbi langsung, Dan Pemkab bersama Dinas Pertanian dan Peternakan juga melakukan pengawasan kepada petani terkait pendistribusian Porang tersebut.

Wakil Ketua Petani Porang Nusantara (P3N) Kaltim, Bambang Irawan menjelaskan program kedepan tim-nya akan lebih fokus akan mengadakan sosialisasi kepada para calon ataupun yang telah terlanjur menjalani pertanian Porang, agar dapat pengetahuan lebih tentang budidaya Porang.

Untuk kelompok tani yang berada di Kampung Sembakungan telah melakukan penanaman pada lahan seluas 100 Hektare. Menurut perhitungan, stengah hektare bisa ditanami 10.000 bibit Porang. (Adv/Ard)

Bagikan

Subscribe to Our Channel