TANJUNG REDEB – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Berau diingatkan untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan menjaga perilaku dalam menjalankan tugas pemerintahan. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Muhammad Said, di ruang Rapat Sangalaki, Rabu (19/11).
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ASN tidak hanya bekerja sebagai pelayan publik, tetapi juga menjadi wajah pemerintah di mata masyarakat. Karena itu, setiap tindakan harus mencerminkan nilai-nilai kebangsaan yang kuat.
“ASN itu sorotan. Cara bicara, cara berpakaian, cara bersikap, semuanya dinilai masyarakat. Kalau nilai kebangsaannya kuat, perilakunya juga akan mencerminkan akhlak yang baik,” tegasnya.
Ia menyoroti fenomena yang belakangan marak, perilaku ASN yang menjadi bahan omongan publik, apalagi dengan perkembangan media sosial. Unggahan yang tidak etis, flexing perjalanan dinas, hingga candaan yang tidak pantas bisa merusak citra pemerintah.
“Sekecil apapun tindakan ASN bisa jadi viral. Karena itu, pembinaan karakter sangat penting agar pegawai tetap sadar bahwa dirinya adalah panutan,” tambahnya.
Muhammad Said juga menekankan agar ASN menjauhi penyalahgunaan kewenangan. Menurutnya, satu tindakan buruk saja dapat merusak citra institusi yang dijaga bersama.
“Masyarakat melihat kita sebagai contoh. Kalau ASN berperilaku baik, masyarakat ikut baik. Sebaliknya, satu perilaku buruk saja bisa mencoreng nama pemerintah,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan ini tidak hanya berhenti menjadi rutinitas tahunan. Yang terpenting adalah perubahan sikap yang nyata ketika ASN kembali ke meja kerja masing-masing.
“Saya mengingatkan bahwa implementasi yang paling penting. ASN harus kembali menguatkan akhlak, etika, dan rasa pengabdian kepada negara,” pungkasnya. (Adv/Ta)













