TANJUNG REDEB – Kabar menggembirakan datang dari sektor perkebunan Kabupaten Berau. Setelah melalui proses panjang penjajakan dan penilaian dari perusahaan cokelat ternama asal Prancis, Valrhona Chocolate, akhirnya Kakao Berau dinyatakan siap melakukan ekspor perdana sebanyak 20 ton pada Desember 2025 mendatang.
Kepala Dinas Perkebunan, Lita Handini mengatakan Ekspor ini akan dilakukan melalui PT KAS, salah satu perusahaan pengepul biji kakao terbesar di Berau. Ia juga menyampaikan kerja sama dengan Valrhona bukan hal instan.
“Pihak Valrhona sudah beberapa kali datang langsung ke Berau. Mereka meninjau lokasi kebun, melihat proses budidaya, bahkan mewawancarai petani. Mereka memastikan kakao kita tidak berasal dari lahan hasil deforestasi dan minim bahan kimia,” jelasnya ketika ditemui di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
Valrhona, lanjutnya, juga melakukan uji laboratorium terhadap biji kakao Berau hingga ke Lab Singapura, untuk memastikan kadar logam berat dibawah standar internasional.
“Setelah semua hasil dinyatakan clear, mereka menyatakan siap menjalin kerja sama jangka panjang dengan kita,” tambahnya.
Selain Prancis, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah ekspor berikutnya ke Belanda.
“Walaupun volumenya tidak besar, tapi ini langkah besar untuk petani kakao kita. Karena masuk pasar Eropa itu bukan hal mudah,” tambahnya.
Kakao Berau sebelumnya juga telah diekspor ke Virginia, Amerika Serikat. Dengan demikian, biji kakao asal Berau kini telah menembus dua pasar besar dunia Eropa dan Amerika. (adv/ky)













