Tanjung Redeb – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau menggelar kegiatan Inspeksi, Audit, dan Pemantauan Pemenuhan Persyaratan Penyelenggaraan Kompetensi Pengemudi Kendaraan Bermotor yang dirangkai dengan Pemilihan Abdi Yasa Teladan tahun 2025.
Kegiatan ini diikuti 25 pengemudi angkutan orang dan barang dari berbagai sektor, mulai sopir bandara, sopir perusahaan tambang, hingga sopir angkutan umum.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Berau, Hendra, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan profesionalisme pengemudi sekaligus memperkuat kesadaran keselamatan di jalan.
“Harapannya, peserta yang ikut ini bisa menjadi teladan bagi rekan-rekannya di tempat kerja masing-masing, baik dari sisi kedisiplinan maupun pengetahuan tentang keselamatan berkendara,” ujarnya, Sabtu (09/08/2025) saat dikonfirmasi oleh Wartawan A-News.
Menurut Hendra, tujuan pemilihan Abdi Yasa Teladan tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga memotivasi pengemudi untuk terus mempertajam pengetahuan, sehingga siap bersaing di tingkat provinsi. Tahun ini, Berau hanya akan mengirim satu wakil terbaik ke Pra Abdi Yasa Teladan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Samarinda.
“Biasanya kami mengirim tiga peserta terbaik ke provinsi, tapi tahun ini hanya satu karena adanya efisiensi anggaran. Meski begitu, proses seleksi tetap kami lakukan secara maksimal,” jelasnya.
Seleksi peserta dilakukan melalui pembelajaran selama dua hari yang melibatkan narasumber dari Satlantas Polres Berau, Jasa Raharja, psikolog, dan Dishub sendiri. Materi yang diberikan meliputi standar keselamatan berlalu lintas, prosedur klaim asuransi kecelakaan, aturan penindakan pelanggaran lalu lintas, hingga pembinaan mental dan kesabaran pengemudi.
“Materi psikologi sangat penting, karena mengajarkan pengemudi untuk mengambil keputusan yang tepat di jalan, mengutamakan keselamatan pengguna lain, dan mengendalikan emosi dalam situasi lalu lintas yang dinamis,” kata Hendra.
Kegiatan ini sepenuhnya didanai oleh APBD Berau Murni Tahun 2025, dengan dukungan hadiah dari Jasa Raharja untuk para pemenang. Juara pertama menerima helm keselamatan, sedangkan juara dua dan tiga mendapatkan bingkisan.
Ia mengungkapkan bahwa tahun sebelumnya program ini memiliki tiga perwakilan untuk mewakili Kabupaten Berau. Namun, dikarenakan dampak efesiensi anggaran jadi hanya satu peserta yang dipilih dari yang untuk mewakili Berau.
Hendra berharap, meski hanya satu peserta yang mewakili Berau di tingkat provinsi, semua finalis tetap menjadi pelopor keselamatan di lingkungan kerja masing-masing.
“Yang berangkat ke provinsi kita harapkan membawa nama baik Berau. Sementara yang lain bisa menjadi embrio perubahan di lapangan, menjadi contoh bagi rekan-rekannya,” tegasnya.
Ia pun berharap program ini akan terus menjadi agenda rutin tahunan Dishub Berau, sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas di kalangan pengemudi angkutan orang dan barang.
“Kami pastikan ini menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Selain itu, memberikan pemahaman edukasi kepada para pengemudi angkutan orang dan barang sehingga itu bisa dijadikan pelopor oleh masing-masing armada kepada perusahaan di tempat mereka masing,” harapnya. (Irfan).













