Uang Rakyat Untuk Rakyat, Raperda APBD-P 2021 Prioritaskan Penanganan Covid-19

ANews, Tanjung Redeb – Pemerintah Daerah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) gelar rapat paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021.

Bupati Berau Sri Juniarsih yang menyampaikan Raperda menyebut, beberapa rancangan yang telah ia laksanakan diantaranya tetap memprioritaskan penanganan Covid-19. Menyusul pergeseran anggaran lainnya seperti pembayaran insentif pada Nakes.

Pada tahun 2021 ini juga diakui Bupati sempat terjadi tiga kali pergeseran anggaran sebelum disetujui dalam perubahan anggaran.

“Alhamdulillah bisa disetujui dengan baik dan ada beberapa prioritas, terutama untuk Covid-19. Semoga ini bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya, Rabu (29/9/2021).

“Intinya bagaimana anggaran ini bisa berjalan dengan baik kemudian juga antara legislatif dan eksekutif bisa sama-sama berjalan tidak ada gesekan-gesekan,” ujarnya.

Disebutkan pula, Raperda APBD-P tahun 2021 ini senilai Rp 2,67 triliun. Secara garis besar, pendapatan daerah senilai Rp 2,138 triliun naik Rp 288 miliar atau berkisar 15,57 persen dari anggaran semula Rp 1,850 triliun.

“Kita menyesuaikan adanya beberapa pergeseran anggaran di 2021 ini, Tapi kita coba tambah di perubahan ini, dari total Rp 1,8 triliun,” katanya.

Sementara untuk prioritas kegiatan dalam anggaran perubahan ini yaitu, pembayaran kewajiban Pemda berupa utang jangka pendek sesuai dengan laporan dari BPK RI untuk anggaran tahun 2020.

Termasuk penuntasan program dan kegiatan tahun 2021, pergeseran antar unit organisasi, penanganan dan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi pasca pandemi covid-19, pengadministrasian belanja yang bersumber dari Silpa dana reboisasi, perencanaan fisik untuk kegiatan yang akan dilaksanakan tahun berikutnya, penambahan belanja hibah serta penambahan ADK senilai Rp 15 miliar.

“Dengan komposisi perubahan APBD ini diharapkan akan lebih dinamis dan mendorong kita semua untuk melaksanakan pembangunan secara optimal,” jelasnya.(dit)

Bagikan