SETELAH MINTA MAAF, SEORANG PRIA TEGA MENGAKHIRI HIDUPNYA DENGAN LOMPAT DARI KETINGGIAN

ANEWS, Samarinda – Seorang pria berinisial HG (26) warga jalan Rapak Dalam, kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, jatuh dari gedung parkiran salah satu mall yang berada di jalan untung suropati. Pada hari Minggu 3 Januari 2020, sekitar pukul 00.20 dinihari.

Peristiwa jatuhnya HG pertama kali diketahui dari salah seorang satpam penjaga mall tersebut ketika sedang berjaga malam, tiba-tiba terdengar suara jeritan dari area gedung lantai 2. Saat diperiksa ternyata ada seorang pria yang wajah dan badannya dipenuhi oleh darah dengan keadaan telungkup, kesakitan. Security tersebut langsung menghubungi petugas medis guna mengevakuasi korban.

Salah satu rekan HG yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku kaget mendengar kabar bahwa kawannya sudah meninggal karena terjatuh dari gedung parkiran mall. Dirinya juga mengatakan sebelumnya HG sempat mengirimkan pesan instan Whatsapp menuliskan permohonan maaf serta berbagi lokasi terkini.

Saya mengenal baik Guntur, di pekerjaan ia (korban) baik-baik saja, tidak ada masalah apa-apa,” ungkap rekan kerja HG.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, Iptu Purwanto, mengatakan, korban diduga terjatuh dari gedung area parkir lantai P5 ke lantai P2 Big Mall. Dan dari kejadian itu, ditemukan barang bukti 1 unit kendaraan roda 4 Daihatsu Xenia silver dengan Nomor Polisi KT 1807 NK milik korban yang terparkir di lantai P5 dalam keadaan tidak terkunci. Kemudian saat dilakukan pengecekan di dalam mobil, ditemukan dompet, kunci mobil, beserta jam tangan milik korban.

“Kita masih lakukan penyelidikan terkait penemuan korban terjatuh di area gedung parkir Big Mall. Kita juga akan lakukan pemeriksaan terhadap CCTV di area parkir ini,” ujar Iptu Purwanto saat ditemui di polsek Sungai Kunjang, di jalan Jakarta, kelurahan Loa Bakung, Sungai Kunjang, Samarinda. Minggu 3 Januari 2021.

Korban langsung dilarikan menuju RS Hermina untuk mendapatkan penanganan serius. Namun sesampai di rumah sakit, dokter yang menangani HG menyatakan bahwa korban sudah tidak dapat diselamatkan dan diduga meninggal dunia dalam perjalanan. Kemudian HG pun langsung dibawa menuju ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie guna dilakukan visum. (Riski)

Bagikan