Serah Terima Barang Milik Negara (BMN), PT Temas Berau melaksanakan Sewa Lahan dari Kementerian Hukum dan Ham. Eks Rutan Kab Berau – Kaltim.

A-News.Id, Tanjung Redeb – Lahan eks Rutan lama kini akan beralih fungsi menjadi lokasi penumpukan peti kemas di area Pelabuhan. Hal itu melalui prosedur sewa Barang Milik Negara (BMN) oleh Direktur PT Prima Mas Berau dengan Kemenkumham Republik Indonesia, yang telah menyewakan lahan tersebut untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Direktur PT Prima Mas Berau, Nugrahi Mawan mengatakan, maksud dan tujuannya untuk menyewa lahan rutan, di Jalan Dr Soetomo adalah guna mendukung pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan, untuk menambah space untuk penumpukan kontainer di area Pelabuhan.

Hal itu dilakukan, lantaran memang untuk beberapa tahun ke depan, bahwa akan kekurangan space penyimpanan peti kemas, jika dilihat dari kunjungan kapal dan peningkatan muatan di dalam contaner melalui di Pelabuhan Tanjung Redeb, bertumbuh sekitar 7 persen.

Tujuan lainnya juga adalah untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan pendapatan negara bukan pajak (PNBP).

Kemudian, membantu pemerintah guna melancarkan arus ekonomi dan logistik di Kabupaten Berau dan Kaltara.

“jika dilihat dari data, bahwa memang pelabuhan Tanjung Redeb juga adalah penopang logistik di Kaltara,” ujarnya.

Selanjutnya, membantu pemerintah mengatur keluar masuk kendaraan berat. Yang diketahui, kapasitas jalan di Berau hanya 8 ton per sumbu.

“Dengan adanya lahan ini, maka kontainer yang berat tentunya tidak akan keluar. Nanti dari peti kemas langsung dipindahkan ke truk untuk diantarkan ke lokasi pemiliknya,” sebutnya.

Dikatakannya, Pelabuhan saat ini hanya mampu menampung 2.000 kontainer per bulan. Sementara, arus masuk kontainer Berau dan Kaltara rata-rata 1.500 kontainer.

“Ada masih space 500 kontainer, belum lagi nanti arus baliknya. Itu saja sudah lumayan krodit di lapangan,” jelasnya.

Dalam mengantisipasi pertumbuhan ekonomi ke depan, setelah aman dari resesi, sehingga butuh lahan tambahan.

“Ini sangat membantu terkait kebutuhan lahan untuk penumpukan kontainer,” ungkapnya.

Pertumbuhan rata-rata di Indonesia, di pelabuhan-pelabuhan besar mencapai 12 persen. Jika dilihat dari data, bahwa pelabuhan Tanjung Redeb juga tumbuh 7 persen.

“7 persen dari 1.500 kontainer yang datang setiap bulannya, itu mencapai angka 105 kontainer,” ungkapnya.

Dengan adanya space ini, pemerintah tidak lagi diberatkan dengan rencana pembangunan pelabuhan yang akan menelan anggaran hingga ratusan miliar.

“5 tahun ke depan ini dipastikan aman, jika ada anggaran untuk membangun pelabuhan. Harapan, lebih baik dialokasikan untuk kegiatan prioritas lain yang memerlukan,” sebutnya.

Dikatakannya, untuk menyewa lahan tersebut, telah sesuai dengan aturan Menteri Keuangan, dengan nomor PM 115 tentang pemanfaatan barang milik negara, terkait PNBP untuk pelabuhan saja sekira Rp 400 juta per tahun, untuk disetor ke Kementerian Keuangan.

Lanjutnya, dengan adanya sewa lahan melalui Barang Milik Negara ( BMN) ini, diperhitungkan pengeluaran untuk PNBP, PPN, PPH, PPH Badan dan PPN pasal 2 ayat 4 , dengan total kurang lebih Rp 10 miliar per tahun. Hal itu pun disertai data yang akurat.

Dalam wujud nyata acara pada hari ini ( minggu), kami sangat apresiasi dan penghargaan yang setingi tingginya kepada Bapak Hotman Siagian (Kepala KUPP Kelas II Tanjung Redeb), Bapak Sofyan (Kepala Kanwil Hukum dan HAM – Kaltim), Bapak Puang Dirham (Kepala Rutan Kab Berau) atas Sinergitas Pelayanan dan dukungan penuh serta yang selalu membimbing kami untuk mendorong Kemajuan dan Peningkatan Pelayanan Publik, khususnya peningkatan Kegiatan Operasional Pelabuhan agar dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Dengan adanya lahan (Space) ini, maka Kegiatan Operasional Pelabuhan akan lebih terjamin berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah, Polres Berau, Dandim Berau, Kajari Berau serta Instansi terkait untuk mendukung Peningkatan Pelayanan Publik. Hal ini adalah telah memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” tandasnya. (Poh).

Bagikan