Seluruh Siswa dan Guru Dapat Bantuan Kuota Internet, Realisasi Mulai September 2020

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Drs. Murjani M.Si.

ANEWS, TANJUNG REDEB – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memberikan bantuan subsidi kuota internet kepada siswa hingga dosen selama empat bulan, terhitung dari bulan September-Desember 2020.

Dikutip ANews melalui situs kompas.com, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, pemerintah memberikan subsidi kuota internet bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen selama masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Untuk merealisasikan subsidi tersebut, lanjut Nadiem, pemerintah pusat telah menganggarkan Rp9,1 triliun, dengan rincian Rp7,2 triliun untuk subsidi kuota internet, dan Rp1,7 triliun untuk tunjangan profesi guru, tenaga kependidikan, dosen dan guru besar.

“Siswa akan mendapat kuota internet 35 GB/bulan, guru akan mendapat 42 GB/bulan, mahasiswa dan dosen 50 GB/bulan. Subsidi ini sebagai upaya pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan pendidikan serta menyediakan inisiatif dan solusi pada masa pandemi Covid-19,” tutur Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Mendikbud Nadiem Makarim (Sumber foto : Wikipedia)

Lalu, apakah bantuan subsidi kuota internet tersebut, sudah ada petunjuk teknisnya hingga ke Kabupaten Berau? Dikonfirmasi ANews terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Berau, Murjani mengatakan, Kemendikbud memang sudah mengirimkan surat nomor 8202/C/TB/2020 tertanggal 23 Agustus 2020, yang pada prinsipnya meminta agar Pemkab Berau melalui Dinas Pendidikan dan para Kepala Sekolah, mengirimkan nomor Handphone (HP) seluruh siswa.

“Atas dasar surat Kemendikbud tersebut, pihak sekolah di seluruh Kabupaten Berau sudah kita surati. Bahkan, saat ini sudah kita proses pengiriman (nomor HP siswa-red) ke pemerintah pusat melalui aplikasi Dapodik (Data Pokok Pendidikan-red), dengan tenggat waktu hingga 11 September 2020,” tutur Murjani, Selasa (01/09/2020).

Terkait peruntukkan subsidi kuota internet, Murjani mengatakan, subsidi tersebut, tampaknya berlaku bagi seluruh siswa dan guru di seluruh Kabupaten Berau. Meski Murjani menyadari, tak seluruh wilayah di Kabupaten Berau ini terjangkau jaringan internet.

“Semua siswa dapat semua keliatannya itu (subsidi paket data-red). Untuk wilayah yang masih blank spot, sementara ini kebijakannya masih dapat subsidi paket data. Sebab, walau blank spot, di titik tertentu kadang masih dapat sinyal,” ujarnya.

Apakah subsidi kuota internet tersebut tak mubajir dan rentan disalahgunakan, Murjani justru mengembalikan hal tersebut kepada orang tua peserta didik. Dikatakannya, upaya yang dilakukan pemerintah untuk membantu dan menjawab keluhan para orang tua peserta didik dengan subsidi kuota internet, sudah sangat baik.

“Jadi, tolong kepada orang tua peserta didik agar membimbing anak-anaknya dalam menggunakan subsidi kuota internet ini sebaik-baiknya. Ingat, subsidi kuota internet ini untuk kepentingan sekolah online, bukan untuk kepentingan yang lainnya,” pungkasnya.(Dini Damayanti/as77/ANews)

Bagikan