Rapat Gabungan Komisi DPRD Berau Mediasi Masyarakat dan Pihak PT. BAA

ANEWS, Berau – Penolakan terhadap berdirinya pabrik mini PT. Berau Agro Asia (BAA) masih menjadi masalah yang belum bisa ditemukan titik terang antara warga Kampung Gunung Sari dan pihak PT. BAA yang mendirikan pabrik pengelohan kelapa sawit, yang belum menyelesaikan izin dari pihak – pihak terkait. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, Selasa (6/7/2021) diadakan rapat gabungan Komisi DPRD Kabupaten Berau yang bertempat di Kantor DPRD Berau.

Di dalam rapat tersebut yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Berau Madri, dihadiri sejumlah anggota DPRD Berau, Manajemen PT BAA, Kadis DLHK, Pihak DPMPTSP, Dinas Perkebunan, dan Camat Segah, Kapolsek dan Danramil Segah, yang juga dihadiri oleh Ketua Adat Masyarakat Gunung Sari dan masyarakat warga Gunung Sari.

Dalam rapat tersebut Madri mengatakan bahwa PT. BAA telah melakukan kesalahan yang dikarenakan telah beroperasi tanpa mengantongi surat izin yang sudah selesai dari pihak – pihak terkait.

“Kita harapkan kepada PT.BAA untuk segera menyelesaikan permasalahan ini, karena kita semua ingin keadaan yang kondusif di Berau ini, apabila memang salah akui kesalahan tersebut bukan selalu mencari pembenaran,” tegas Madri Pani.

Dan Madri berpesan agar BAA selalu melibatkan masyarakat setempat dalam mengatasi permasalahanya agar terjalin komunikasi yang lebih baik.

Di akhir rapat gabungan tersebut, Direktur PT. BAA, Sudiarto, mengatakan bahwa telah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat beserta dokumen – dokumennya.

“Sebenarnya sudah dilakukan sosialisasi terhadap warga selama proses pendirian PT. BAA, dan untuk penolakan masyarakat kita juga tadi telah meminta maaf dan kita akan tetap membangun komunikasi agar bisa diterima masyarakat dan supaya bisa menyelaraskan apa yang diinginkan masyarakat terhadap PT. BAA, karena kita tidak mungkin berinvestasi dan melupakan masyarakat,” jelas Sudiarto.

Dalam waktu secepatnya PT. BAA juga akan melakukan komunikasi terhadap Masyarakat Kampung Gunung Sari mengenai kelanjutan masalah PT. BAA ini. (yud)

Bagikan