TANJUNG REDEB – Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, memaparkan kondisi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau yang saat ini mencapai ribuan pegawai dengan komposisi yang beragam.
Dalam paparannya, Muhammad Said menyebutkan bahwa jumlah ASN di Kabupaten Berau saat ini tercatat sebanyak 9.623 orang. Jumlah tersebut terdiri dari pegawai negeri sipil daerah (PNS) serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Untuk PNS sendiri sekitar 4.602 orang. Kemudian PPPK yang penuh waktu sekitar 3.475 orang, dan PPPK paruh waktu sekitar 1.546 orang,” ujar Muhammad Said dalam paparannya pada kegiatan bimbingan teknis (bimtek) budaya kerja organisasi perangkat daerah yang diikuti pimpinan OPD dan pejabat struktural di lingkungan pemerintah daerah, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar tenaga PPPK di Berau berasal dari sektor pendidikan dan kesehatan. Kedua sektor tersebut memang menjadi prioritas pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat.
Selain itu, dari sisi komposisi gender, jumlah ASN perempuan di Berau tercatat lebih banyak dibandingkan laki-laki. Mayoritas ASN perempuan juga banyak berkiprah sebagai tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
“Kalau dilihat dari komposisi gender, perempuan sekitar 5.000 sekian orang, sedangkan laki-laki sekitar 4.600 orang. Banyak dari mereka bekerja di sektor pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.
Sekda juga memaparkan kondisi tingkat pendidikan ASN yang bervariasi, mulai dari lulusan sekolah menengah hingga pendidikan strata dua (S2). Ia menyebutkan sebagian besar ASN memiliki latar belakang pendidikan diploma dan sarjana.
Di sisi lain, dari aspek usia, kelompok ASN berusia 50 hingga 60 tahun masih cukup mendominasi pada jabatan strategis seperti kepala dinas, sekretaris dinas, hingga kepala sekolah. Kondisi ini menandakan bahwa proses regenerasi kepemimpinan akan segera terjadi dalam beberapa tahun ke depan.
Muhammad Said mengungkapkan bahwa sejumlah pejabat eselon diperkirakan akan memasuki masa pensiun secara bertahap mulai tahun ini hingga beberapa tahun mendatang. Karena itu, pemerintah daerah akan menyiapkan proses regenerasi melalui sistem manajemen talenta dan mekanisme seleksi yang lebih ketat.
“Ke depan akan ada proses regenerasi karena beberapa pejabat akan memasuki masa pensiun. Penempatan jabatan sekarang juga harus melalui pertimbangan teknis dari BKN, termasuk melihat kesesuaian kompetensi, pendidikan, dan pengalaman,” ungkapnya.
Meski jumlah ASN cukup besar, Sekda memastikan proporsi belanja pegawai di Kabupaten Berau masih terjaga di angka sekitar 30 persen dari APBD, sehingga masih berada dalam batas yang dinilai aman bagi pengelolaan keuangan daerah.
“Kami berharap dengan jumlah dan komposisi ASN yang ada saat ini, seluruh perangkat daerah dapat terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (Ta)













