PDAM Pastikan Perbaikan Pipa Dikerjakan Usai Porprov Kaltim

Jalan HARM Ayoeb, Kabupaten Berau

A-News.id, Tanjung Redeb — Pengendara roda dua keluhkan air yang selalu membasahi jalan H.A.R.M Ayoeb. Pasalnya dari beberapa minggu lalu, jalan tersebut tidak pernah kering walaupun terkena sinar terik matahari sepanjang hari.

Seperti dikatakan salah satu pengendara yang melintas, Yoga. Dirinya baru menyadari setelah hampir satu bulan jalan tersebut basah seperti genangan air sewaktu habis hujan. Dirinya mengira air tersebut berasal dari gorong-gorong jalan, nyatanya saat ditelusuri dirinya tidak melihat gorong-gorong tersebut dipenuhi oleh air.

“Dari bulan November saya sudah perhatikan itu, saya kira dari gorong-gorong atau biasanya masyarakat menyiram jalan agar tidak berdebu,” katanya.

Selain itu, dirinya juga mengeluhkan percikan air saat melintasi jalan itu, tak jarang juga dirinya terkena imbas percikan tersebut sehingga pakaian miliknya jadi kotor.

“Kalau mobil atau motor menyalip dari samping dan kebetulan lagi di jalan itu, sering saya kena percikannya, mangkanya sekarang saya jalan pake jaket,” ujarnya.

“Sempat saya juga tanyakan masyarakat sekitar, sepertinya itu pipa PDAM yang bocor katanya,” ungkapnya.

Diduga adanya pipa mengalami kebocoran, Direktur Perumdam Air Minum Batiwakkal (PDAM), Saipul Rahman mengakui bahwa beberapa waktu lalu masyarakat telah melaporkan hal ini melalui pesan singkat whatsapp. Sehingga dirinya mengarahkan staffnya untuk melakukan kordinasi ke Dinas PUPR Berau dan Kementerian PUPR.

“Kalau tidak salah minggu pertama atau kedua bulan November (adanya laporan masyarakat masuk),” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (7/12/2022).

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung melakukan kordinasi upaya perbaikan kepada Dinas PUPR Berau dan satuan kerja wilayah II BPJN XII Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, mengingat jalan tersebut berada di jalan Nasional.

“Sudah kita lakukan kordinasi Dinas PUPR Berau dan BPJN Kemenpupr karena jalur pipa berada di jalan nasional,” jelasnya.

Dikatakanya, dari pihak pusat dalam hal ini telah mengizinkan untuk dilakukan perbaikan, akan tetapi belum dapat dikerjakan karena akan berdampak pada pelaksanaan Porprov Kaltim  VII yang saat ini sedang berlangsung.

“Kami khawatir akan berimbas pada terhentinya pelayanan air minum kepada masyarakat dan pelaksanaan Porprov,” bebernya.

Selain terganggunya penyaluran air bersih kepada masyarakat, dirinya juga mengkhawatirkan akan terjadinya gangguan lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.

“Karena mau tidak mau  jalan harus ditutup sebagian, kami sudah izin begitu selesai pelaksanaan Porprov kami langsung lakukan perbaikan,” tandasnya. (yf)

Bagikan