Nostalgia ke Tanah Kelahiran, Rusianto “Kiank” Nilai Maratua Sudah Cukup Baik, Tinggal Ada Beberapa Fasilitas yang Perlu Diperbaiki

A-News.id, Berau – Banyak kenangan yang dirasakan Rusianto saat berkunjung kembali ke Kecamatan Maratua, yang merupakan tempat kelahirannya pada 1967 silam. Dirinya merasakan sudah banyak perubahan yang terlihat saat ia bertandang lagi setelah 50 an tahun meninggalkan tanah kelahirannya tersebut, dan memilih menetap di Teluk Bayur.

Pria dengan sapaan akrab Kiang itu, mengaku sangat bernostalgia. Ia yang sempat berjalan-jalan menyusuri setiap sudut Maratua kagum dengan perkembangan Kecamatan di tengah laut tersebut. Ada kerinduan yang paling membekas di pikirannya, terutama kawasan bangunan rumah dahulu tempat ia dibesarkan kini sudah menjadi perkampungan yang sudah sangat ramai.

Sambil menikmati hembusan angina laut, ia mencerita kembali, perjalanan orang tuanya dahulu saat membesarkannya, kata dia, bahwa dahulu saat masih berusia dua tahun ia sudah sangat sering sekali dibawa oleh kedua orang tuanya pulang pergi dari Teluk Bayur-Maratua saat hari libur tiba.

Dibawah didikan seorang ayah dan ibu yang sederhana membuat Rusianto saat masih kecil banyak menghabiskan waktunya bermain di pantai sembari berenang dan memancing. Walaupun sudah puluhan tahun pulang pergi ke Maratua, politisi Gerindra itu mengaku tidak lupa dengan orang-orang sekitarnya dahulu.

“Wah! yang jelasnya, dengan melihat perkembangan Maratua yang sekarang ini menurut saya sudah baguslah, tapi ini perlu ditingkatkan,” ungkapnya.

Sebagai putra daerah di kecamatan yang dijuluki sebagai serpihan surga dunia itu, sangat disayangkan katanya apabila julukan itu hanya menjadi buah bibir saja. Tentu Rusianto sangat menginginkan tanah masa kecilnya itu lebih berkembang lagi dari sektor pariwisata dan kelautannya. Maka dari itu, perlu ada pembangunan sarana dan prasarana lain sebagai penunjangnya.

“Maka dari itu sudah semestinya terkait sapras itu tidak boleh lepas dari pemikiran pemerintah daerah, agar setidaknya wisatawan yang datang bisa lebih menghemat waktunya saat datang ke Maratua,” katanya.

Lanjut Kiang, Maratua perlu didongkrak lagi dari segi fasilitas dan saprasnya. Dengan fasilitas yang baik sudah dapat dipastikan banyak wisatawan yang akan datang berkunjung dan secara tidak langsung pula katanya, bisa membantu perekonomian masyarakat setempat.

“Dengan adanya pariwisata ini, harusnya banyak dikerahkan itu masalah UMKM nya, nah ini pun harus dibina dari pemerintah. Agar sumber daya manusianya bisa lebih mumpuni, karena yang datang kesini bukan hanya wisatawan lokal tapi ada juga mancanegara,” tuturnya.

Saat masih duduk di bangku legislatif DPRD Kalimantan Timur pada periode 2014-2019 juga, dirinya mengaku, banyak hal yang pernah ia perjuangkan demi kemajuan Maratua. Diantaranya akses jalan yang sekerang sudah diperbaiki oleh Pemkab Berau, termasuk layanan listrik pun kini sudah 24 jam.

“Saya lihat sekarang Alhamdulillah sudah siang malam nyala lampu. Saya kaget karena biasanya kalau siang itu ada mesin lampu, tapi sekarang kok tidak ada?, Alhamdulillah berarti fasilitas listrik 24 jam sudah terwujud. Artinya saya sebagai putra daerah, sedikit banyaknya dulu (jadi anggota dewan) banyak pandangan memang ke Maratua sini,” katanya.

“Harapan saya ke depan Pulau Maratua ini menjadi the best lagi, dan ini bukan hanya daerah yang berjuang, pemerintah pusat harusnya juga ada perhatiannya,” tambahnya.

“Apalagi sebentar lagi IKN di Kaltim tentu Maratua ini harus segera dipikirkan, karena saya anggap ini merupakan icon pariwisata Kalimantan Timur,” pungkasnya. (mik)

Bagikan
bodrum escort - eskişehir esc - mersin escort - mersin escort bayan - mersin esc