Masih Ada Guru Yang Tidak Mau Divaksin, Dinkes: Jangan Sampai Hambat Proses Sekolah Tatap Muka

Apel Pns

ANEWS, Berau – Sesuai ketentuan pemerintah, salah satu persyaratan sekolah tatap muka, selain di zona hijau adalah tenaga pendidik/guru semuanya sudah divaksin. Namun kenyataannya sampai saat ini belum semua guru divaksin karena tidak mau dan tidak berani, seperti yang disampaikan Kadis Kesehatan Berau Iswahyudi, Jumat, 25/6/2021.

Terkait vaksinasi guru ini, Iswahyudi mengatakan bahwa sebetulnya sudah dibuka seluas-luasnya dan diinformasikan ke guru-guru,

“Tetapi ternyata masih ada guru-guru yang tidak mau divaksin, bukan kita tidak terima, tetapi mereka yang tidak mau, dan kami juga sudah kerjasama dan menginformasikan ke Diknas, untuk men-sweeping sekolah-sekolah yang guru-gurunya belum divaksin. Kalau perlu kena sanksi atau seperti apa, untuk mau divaksin,” ujarnya.

Iswahyudi menambahkan bahwa jadwal pelaksanaan vaksin yang dilakukan baik di kantor diknas, di GOR dan balai Mufakat juga sudah diinformasikan untuk meberikan kesempatan ke tenaga pendidik bersama masyarakat lainnya, tetapi kelihatannya Sebagian  guru-guru tersebut tidak memanfaatkan kesempatan yang disedikan untuk melakukan vaksinasi.

Bahkan, lanjut Iswahyudi, Dinas Kesehatan Berau, diluar jadwal vaksin yang dilaksanakan di GOR dan Balai Mufakat, tetap memberikan prioritas kepada guru-guru yang belum divaksin, tetapi kalau mereka tidak berani dan tidak datang divaksin, apa bisa dikejar-kejar, Ini kita butuh kerjasama sehingga sekolah tatap muka bisa dilaksanakan, tandasnya.
“Kalau tidak salah baru 4000-an yang divaksin, masih 1000-an lagi tenaga guru yang belum,” terangnya.

Melihat upaya yang dilakukan dinas Kesehatan diharapkan akan bisa memberikan kesadaran bagi tenaga guru yang belum mau divaksin untuk segera melakukannya agar proses pembelajaran tatap muka di kabupaten Berau dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. (gil)

Bagikan